Poligami dan Logika Keadilan dalam QS. An-Nisā’ [4]: 3: Analisis Teori Atomisme Logis Bertrand Russell

Authors

  • Nabila Alifa Alfawaid Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i1.2274

Keywords:

atomisme logis, Bertrand russell, poligami, QS. An-Nisa'[4]: 3

Abstract

AbstrakQS. An-Nisā’ [4]: 3 merupakan ayat yang sering dijadikan sebagai legitimasi praktik poligami. Dalam ayat ini juga menyinggung adanya syarat keadilan dalam praktik poligami. Penelitian ini berangkat dari adanya sejumlah kajian terhadap poligami, khususnya berdasarkan QS, An-Nisā’ [4]: 3 yang berfokus pada aspek normatif dan hukum, sedangkan pendekatan bahasa belum banyak digunakan untuk mengkaji struktur makna ayat. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis QS. An-Nisā’ [4]: 3 melalui teori atomisme logis Bertrand Russell untuk mengungkap hubungan isomorfis antara bahasa dalam ayat Al-Qur’an dan dunia realitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui, kitab-kitab tafsir, karya Bertrand Russell, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis struktur bahasa dan non-struktur bahasa, serta analisis kesepadanan antara dunia bahasa dan realitas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kebolehan poligami dalam QS. An-Nisā’ [4]: 3 bukanlah pernyataan yang bersifat mutlak, tetapi dibatasi oleh persyaratan keadilan yang berkorespondensi dengan keterbatasan manusia dalam mewujudkannya secara sempurna. Oleh karena itu, penutup ayat mengarahkan pada pernikahan monogami sebagai bentuk yang paling sesuai dengan struktur makna ayat. Penelitian ini berkontribusi memperkaya studi tafsir melalui penerapan teori atomisme logis Bertrand Russell sebagai pendekatan filsafat bahasa dalam memahami ayat-ayat hukum Al-Qur’an.

References

Abduh, Muhammad. Tafsir Al-Manar. Kairo: Al-Manar Press, 1930.

Ad-Dimasyqi, Al-Imam Abul Fida Isma’il Ibnu Katsir. Tafsir Ibnu Kasir Juz 4. Diterjemahkan oleh Bahrun Abu Bakar. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2005.

AD, Mhd Irfan, dan Afdhalia Mahatta. “Konsep Keadilan Dalam Poligami (Telaah QS An-Nisa Ayat 3).” Sakena: Jurnal Hukum Keluarga 9, no. 1 (2024): 53–60.

al-Hāfīẕ Jalāl al-Dīn Abū Fadīl ‘Abd al-Raẖmān bin Abī Bakr ibn Muẖammad al-Suyuṯī al-Syāfi’ī. Tafsir Jalalain. Haramain, 2007.

Al-Wahidi. Asbabun Nuzul. Bandung: PT Cordoba, n.d.

Alfarisy, Salman, dan Ir Syarifuddin. “Memahami Filsafat Analitik: Sejarah, Metode, dan Kontribusinya pada Filsafat Kontemporer.” Jurnal Kajian Imiah Multidisipliner 8, no. 11 (2024): 28–34.

Amrullah, Abdul Malik Karim. Tafsir Al-Azhar. Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD, 1990.

Ath-Thabari, Abu Ja’far Muhammad bin. Tafsir Ath-Thabari Jâmi’ Al-Bayân ‘An Ta’wîl Ay Al-Qur’ān. Kairo: Hijr, 2001.

Az-Zuhaili, Wahbah. Tafsir Al-Munir (Aqidah, Syari’ah, Manhaj). Jakarta: Gema Insani, 2016.

Farid, Mohtazul. “Hegemoni Patriaki dalam Poligami Kiai di Madura,” n.d. https://repository.unair.ac.id/70895.

Habsyiah. “Strategi Coping Stress pada Istri yang Dipoligami.” Universitas Airlangga, 2011.

Iye, Risman, I Nengah Sudipa, dan I Wayan Simpen. “Konsep Filsafat Betrand Russell.” Uniqbu Journal of Social Sciencesq 3, no. 1 (2022): 111–17.

Mutho’, Izzul. “Konstruksi Hukum Poligami dalam Pemikiran K.H. Husein Muhammad: Telaah Normatif-Kontekstual.” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. July (2025): 186–201.

RI, Departemen Agama. Al-Qut’an dan Tafsirnya (Edisi yang Disempurnakan). Jakarta: Departemen Agama RI, n.d.

Rinaldo, Rinaldo, dan Yosi Vanesa Aulia. “Eksklusivisme Al-Quran: Reinterpretasi Konsep Menundukkan Pandangan Bagi Laki-Laki Mukmin Perspektif Betrand Russell.” Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir 2, no. 2 (2022): 122–35. https://doi.org/10.19109/jsq.v2i2.12798.

Rizqi, Moh Farkhanur, Suqiyah Musafa'ah. “Kajian Asbāb Al-Nuzūl Ayat-Ayat Poligami: Menemukan Konteks Dan Makna.” Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir 4, no. 2 (2024): 752–768. https://doi.org/10.19109/jsq.v4i2.25095.

Russell, Bertrand. Principles of Mathematics. Abingdon: Routledge, 2010.

Sani’atin, Any, Imam Anas Mubarok, dan Edi Awan. “Kontekstualisasi Surat An-Nisa (4: 3) Perspektif Tafsir Ibnu Abbas dan Tafsir Al-Misbah Karya Quraish Syihab di Era Kontemporer.” Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan 10, no. 1 (2025): 101.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah : Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. 4 ed. Tangerang: Lentera Hati, 2005.

Syam, Masiyan M, dan Faisal Haitomi. “Poligami dalam Surah Al-Nisa (4): 3 (Aplikasi Pendekatan Kontekstual Abdullah Saeed).” Jurnal El-Afkar 9, no. 1 (2020).

Yuliansah, Asfian, Wahyu Aji Nugroho, dan Ais Naila Ruriska. “Konsepsi Adil dalam Poligami ( Studi terhadap Pemikiran Quraish Shihab terhadap surat An-Nisa ayat 3 )” 1, no. 2 (2023): 59–64.

Yuliantini, Fitri, Zainal Abidin, dan Retno Setyaningsih. “Konflik Marital pada Perempuan dalam Pernikahan Poligami karena Alasan Agama.” Jurna Psikologi 1, no. 2 (2008).

Zulyadain, dan Wely Dozan. “The Interpretation Shift of Polygamy Verses in Surah an-Nisā’(4): 3 and Its Contextualization in the Contemporary Era (Interpretation Studies in the Classical, Medieval, Modern-Contemporary Era).” Jurnal Ushuluddin 30, no. 2 (2022): 169–85. https://doi.org/10.24014/Jush.v30i2.

Zulfikar, Eko. “Hikmah Poligami Nabi Muhammad Saw: Telaah Penafsiran Ali Al-Shabuni Dalam Kitab Rawa’i al-Bayan Tafsir Ayat al-Ahkam.” Holistik: Journal for Islamic Social Sciences 8, no. 1 (2024): 1-13. https://doi.org/10.24235/holistik.v8i1.15418.

Downloads

Published

29-08-2026

How to Cite

Alfawaid, N. A. (2026). Poligami dan Logika Keadilan dalam QS. An-Nisā’ [4]: 3: Analisis Teori Atomisme Logis Bertrand Russell. Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies, 4(1), 200-214. https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i1.2274