Konsep Penyelesaian Konflik Waris dalam Tafsir Al-Mishbah: Analisis Persepsi Keadilan dan Resolusi Konflik dalam Psikologi Sosial
DOI:
https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i2.2358Keywords:
Tafsir Al-Mishbah, konflik waris, keadilan distributif, resolusi konflik, psikologi sosialAbstract
Konflik pembagian warisan kerap menjadi sumber retaknya hubungan kekerabatan dalam keluarga Muslim, bukan semata karena ketidaktahuan terhadap hukum farā'iḍ, melainkan karena persepsi ketidakadilan yang dirasakan para ahli waris. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep penyelesaian konflik waris yang ditawarkan M. Quraish Shihab dalam Tafsīr Al-Mishbah, kemudian membacanya melalui kerangka teori keadilan distributif (equity theory) John Stacy Adams dan teori resolusi konflik Morton Deutsch. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berjenis kepustakaan (library research). Analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) kualitatif bermodel interpretatif-komparatif dengan menerapkan mutual-illumination antara temuan tafsir dan konsep psikologi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Mishbah memaknai keadilan (al-'adl) bukan sebagai kesamaan rata (equality), melainkan proporsionalitas berbasis tanggung jawab dan kebutuhan, selaras dengan rasio input-outcome dalam teori Adams. Prinsip iṣlāḥ, musyāwarah, dan tabayyun yang ditekankan Shihab merepresenta-sikan strategi resolusi konflik kooperatif Deutsch yang berorientasi pada penyelesaian konstruktif berbasis kepercayaan dan komunikasi terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir Al-Mishbah menyediakan sumber daya substantif untuk merekonsiliasi kepastian hukum dengan persepsi keadilan psikologis ahli waris. Penelitian ini menyumbangkan model integratif empat tahap (kognitif, relasional, prosedural, dan pemulihan) sebagai kerangka praktis bagi penyuluh agama, mediator, dan konselor keluarga dalam menangani sengketa waris secara lebih komprehensif.
References
Adams, J. Stacy. “Inequity In Social Exchange.” In Advances in Experimental Social Psychology, vol. 2, edited by Leonard Berkowitz, 267–99. Academic Press, 1965. https://doi.org/10.1016/S0065-2601(08)60108-2.
Alfi Wirda Mawaddah. “Kajian Psikologi Islam: Integrasi Pendekatan Falsafi Dan Psikologi Modern.” Nathiqiyyah 7, no. 2 (December 2024): 171–82. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v7i2.1294.
As-Sa’di, ‘Abd Ar-Rahman Ibn Nasir. Taysir Al-Karim Ar-Rahman Fi Tafsir Kalam Al-Mannan. Beirut: Muassasah Ar-Risalah, 2000.
Asy-Sya’rawi, Muhammad Mutawalli. Tafsir Asy-Sya’rawi. Kairo: Akhbar Al-Yawm, 1991.
Badan Pusat Statistik. “Cerita Data Statistik Untuk Indonesia: Female Breadwinners – Fenomena Perempuan Sebagai Pencari Nafkah Utama Keluarga.” Jakarta: BPS, 2025. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/03/27/1c11ddc250d82e97f1eafe29.
Camalia, Tamarine, Hazar Kusmayanti, and Rai Mantili. “Penyelesaian Sengketa Waris Melalui Mediasi Adat Dalihan Natolu.” PAMALI: Pattimura Magister Law Review 4, no. 3 (2024): 304–310. https://doi.org/10.47268/pamali.v4i3.2294.
Deutsch, Morton. The Resolution of Conflict: Constructive and Destructive Processes. Yale University Press, 1973. https://www.jstor.org/stable/j.ctt1dszxst.
Furziah, Furziah. “Pengaruh Dinamika Sosial-Ekonomi Terhadap Resolusi Konflik Pembagian Warisan: Tantangan Dan Solusi.” ISLAMITSCH FAMILIERECHT JOURNAL 4, no. 2 (November 2023): 100–117. https://doi.org/10.32923/ifj.v4i2.3953.
Hamka. Tafsir Al-Azhar. Jilid V. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1982.
Hariati, Sri, Musakir Salat, and Ita Surayya. “Kedudukan Hak Waris Anak Perempuan Menurut Hukum Islam Dan Hukum Adat Sasak Di Lombok Tengah Nusa Tenggara Journal Kompilasi Hukum 9, no. 2 (October 2024): 100–113. https://doi.org/10.29303/jkh.v9i2.173.
Ismiradi, Ismiradi. “Peran Hukum Keluarga Dalam Mencegah Konflik Warisan Dan Mempromosikan Harmoni Keluarga.” Syntax Idea 6, no. 5 (May 2024): 2062–69. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i5.3244.
Jannah, Miftahul, and Emizal Amri. “Konflik Perebutan Harta Warisan Dalam Keluarga Pada Masyarakat Pulau Temiang.” Culture & Society: Journal Of Anthropological Research 1, no. 1 (September 2019): 16–23. https://doi.org/10.24036/culture/vol1-iss1/3.
Khayati, Sri. “Pembagian Harta Warisan Berdasarkan Metode Hukum Waris Islam Dan Kompilasi Hukum Islam.” Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora 3, no. 1 (April 2023): 15–24. https://doi.org/10.57250/ajsh.v3i1.174.
Maradona, A., Syahruddin Nawi, and Anzar Anzar. “Efektivitas Pelaksanaan Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Kewarisan.” Journal of Lex Generalis (JLG) 2, no. 1 (January 2021): 185–200. https://doi.org/10.52103/jlg.v2i1.317.
Mu’minin, Muhammad Shofwanul. “Konflik Keluarga Akibat Pembagian ‘Harta Waris’ Dengan Hibah Perspektif Kompilasi Hukum Islam.” Sakina: Journal of Family Studies 4, no. 3 (September 2020). https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/jfs/article/view/484.
Nur’aini, Ilma, Shobrina Nurotul Jannah, and Musa Al Kadzim. “Revitalisasi Pembagian Harta Warisan Dengan Wasiat Dalam Islam (Tinjauan Tafsir Al-Azhar Dan Tafsir Al-Mishbah).” AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam 7, no. 2 (December 2022): 268–92. https://doi.org/10.30829/ajei.v7i2.10526.
Ridwan, Muhammad. “Konflik Keluarga Dalam Pembagian Warisan: Perspektif Hukum Islam Dan Solusinya.” Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam 1, no. 4 (October 2024): 168–76. https://doi.org/10.71242/dyam5y52.
Rohman, Miftakur. “Dinamika Konflik Keluarga Era Digital: Pengaruh Media Sosial Terhadap Hubungan Keluarga.” MASADIR: Jurnal Hukum Islam 4, no. 02 (November 2024): 911–29. https://doi.org/10.33754/masadir.v4i02.1307.
Ruslie, Ahmad Sholikhin, Rahadyan Widarsadhika Wisnumurti, and Dedy Muharman. “Gender Justice Principles in the Islamic Inheritance System.” Mimbar Keadilan 17, no. 2 (2024): 178–92.
Shihab, M. Q. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 1. Lentera Hati, 2006.
Shihab, M. Q. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 2. Lentera Hati, 2006.
Shihab, M. Q. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 12. Lentera Hati, 2006.
Triasty, Edelia, and Kurniati. “Filosofi Keadilan Dalam Pembagian Warisan Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam Dan Implikasinya Terhadap Keharmonisan Keluarga.” Al-Istinbath: Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam 3, no. 2 (2026): 82–94. https://doi.org/10.71242/8sfvjf82.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syadza Yumna Asyraf Pramuditya, Anas Mujahiddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








