Praktik Hadis Menghormati Tamu dalam Pembacaan Manaqib di Desa Sentong, Probolinggo: Analisis Living Hadis

Authors

  • Ummu Aiman Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Author
  • Nurul Istiqomah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i2.2368

Keywords:

Living Hadis, Manaqib, Suguhan Ayam, Penghormatan Tamu

Abstract

Penelitian living hadis ini penting untuk di analisis, karena living hadis merupakan bentuk aktualisasi nilai-nilai hadis yang hidup dan dipraktikkan dalam sebuah tradisi, budaya, dan perilaku masyarakat. Penelitian ini mengkaji fenomena suguhan ayam sebagai bentuk perhormatan tamu dalam tradisi pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Tradisi ini telah dilaksanakan turun-temurun di kalangan masyarakat Muslim setempat dan biasa diselenggarakan pada peringatan hari besar Islam, pernikahan, sunatan, kelahiran, maupun kegiatan rutinan warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis suguhan ayam dalam tradisi manaqib serta mengkaji pandangan masyarakat terhadap praktik penghormatan tamu tersebut sebagai fenomena sosial yang terjadi di Desa Sentong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis living hadis dengan dengan jenis penelitian lapangan, serta menggunakan pendekatan Edmund Husserl untuk mengungkap makna, nilai keagamaan, dan pengalaman hidup yang melandasi tradisi tersebut. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap satu tokoh masyarakat dan enam anggota manaqib sebagai informan utama, kemudian dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suguhan ayam, yang oleh masyarakat setempat disebut dengan toron dere (secara harfiah berarti turun darah) dimaknai sebagai simbol syukur dan penghapus dosa-dosa yang telah lalu, sekaligus wujud aktualisasi hadis Nabi tentang memuliakan tamu. Masyarakat memandang tradisi ini sebagai sarana mempererat silaturrahim dan solidaritas sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya khazanah living hadis dengan menghadirkan objek kajian baru (suguhan ayam), serta menjadi rujukan metodologis bagi peneliti lain yang ingin mengkaji fenomena serupa di daerah lain.

References

Abdul, Muhammad, and Halim Sani. “Pendidikan Akhlak ; Studi Atas Hadis-Hadis Tentang Tamu.” CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan 11, no. 1 (2023). https://journal.ummat.ac.id/index.php/CIVICUS/article/view/16436.

Al-Maraqi, Abu Lutfi Hakim. An-Nur Al-Burhani, 2012.

Al-Naisaburi, Imam Muslim ibn al-Hajjaj al-Qusyairi. “Hadis Menghormati Tamu Juz 1.” Kitab Shahih Muslim Islam Web.Net, n.d.

Andaluzi, Fahmi. “Glorifying Neighbors And Guests From A Hadith Perspective And Its Relation To The Level Of Faith.” TATHO : International Journal of Islamic Thought and Sciences 1, no. 3 (2024): 184–95. https://doi.org/10.70512/tatho.v1i3.38.

Cartography, Phenomenological, and Tommaso Bigatti. “Edmund Husserl ’ s Account of Non-Normality : Towards A,” 2026, 1–19.

Demmin, Herbert Samuel. “A Phenomenological Theory of Occurrent Thought and Husserl ’ s Intentionality” 41 (2025): 197–220.

Hasby Ash-Shiddiqi, Riza Wahyuni Sinaga, Nadya Cindy Audina. “Kajian Teoritis: Analisis Dan Kualitatif.” Jurnal Edukatif 3, no. 2 (2025): 4–6.

Hidayah, Nur. “Fenomena Living Hadis Serta Pengaruh Penerapan Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini.” JPPM: Jurnal Pelita Pengabdian Masyarakat I (2024): 4.

Islamiah. “Tradisi Pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qadir Al Jailani Di Desa Pajar Indah Kecamatan Gunung Megang Dalam Pandangan Hadis,” 2024. https://repository.radenfatah.ac.id/36411/.

Karim, Al-Hajj Rofi’i Abdul. Silah Al-Mu’min. Surabaya, 1989.

Li, Jing. “Phenomenology, Analytic Philosophy, and Naturalism.” Husserl Studies 42, no. 4 (2026).

Liu, Chang. “How The Phenomenal Determines The Intentional-Husserlian Approach.” Husserl Studies 42, no. 9 (2026).

Lubis, Nur Halimah. “Tradisi Memuliakan Tamu Di Desa Panyabungan Kecamatan Hutaraja Tinggi (Studi Living Hadis),” 2022.

Magfiroh, Khoiriyyatu Zulfaa. “The Existence Of The Manaqib Tradition Of Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani In Building Santri’s Religiousness At Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an an-Nasuchiyyah Kudus.” Proceeding of Postgraduate International Conference on Islamic Studies 03, no. 01 (2024): 5–6.

Mareta Asprianti Safitri, Siti Ba’i Muhibah. “Tradisi Maca Manaqib Tuan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Dalam Perspektif Hadis (Kajian Living Hadis).” Dirosat; Journal Of Islamic Studies 9, no. 2 (2024): 8.

Maskur, Abdul Jamil, Sholihan. “Memahami Filsafat Fenomenologi Edmund Husserl Dan Implikasinya Dalam Metode Penelitian Studi Islam.” Jurnal Ilmiah Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi, Dan Humaniora 9, no. 2 (2023): 5–6.

Nawa, Ulzana Nurlian, and Nawir Yuslem. “Living Hadis Dalam Konteks Sosial-Budaya” 4, no. April (2026).

Rizzo, Julio De. “Husserl on Perception.” Husserl Studies 41, no. September (2025): 387–408.

Rustandi, M Hafiz, Jihan Aprilia Lubis, and Siti Ardianti. “Hadis Tentang Sikap Terhadap Tamu.” Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu 2 (2024): 207–11.

Sattar, Abdul, Mohammad Fahmi, and Khairul Azhar. “Event Contextualization in Hadith Interpretation : A Framework for Reassessing Problematic Hadith Narratives” 27, no. 1 (2026): 127–54. https://doi.org/10.14421/qh.v27i1.6418.

Siregar, Idris. “Studi Living Hadis: Dilihat Dari Perkembangan Dan Metodologi.” Shahih: Jurnal Ilmu Kewahyuan 5, no. 1 (2022): 7.

Siti Rochmah, Abd Majid Abror. “Living Sunnah Tradisi Pembacaan Manaqib Di Pondok Pesantren Darul Qur ’ an Sumbersari Kediri.” Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam 1, no. September (2020): 11. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/salimiya/article/view/134.

Slamet Widodo, S.S., M.Kes. dkk. Buku Ajar Metode Penelitian, n.d. https://repository.binawan.ac.id/3303/1/Buku Ajar Metode Penelitian Full_compressed Highlighted.pdf.

Uin, Nailur Rahmi, Mahmud Yunus Batusangkar, and Ac Id Abstrak. “Sejarah Dan Perkembangan Maqashid Syariah Serta Karya Ulama Tentangnya Sebelum Imam Syatibi.” Jurnal Al-Ahkam 14, no. 1 (2023): 54–69.

Viki Junianto, Mo’afi, Amrullah. “The Interdisciplinary Approach And It’s Contribution To The Study Of Living Hadith.” Jurnal Living Hadis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta VIII (2023): 5–5.

Willia Novi Aryani, Nurul Lailatul Sagadah. “Implikasi Zikir Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Pada Jemaah Manaqib Di Pondok Pesantren Raudlatul ‘ Ulum.” Esoterik: Jurnal Akhlak Dan Tasawuf 10 (2024): 8. https://doi.org/10.21043/esoterik.v10i2.29639.

Yahya, Slamet. “Tradisi Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Di Mushalla Raudlatut Thalibin Kembaran Kebumen.” Ibda: Jurnal Kajian Islam Dan Budaya 18 (2020): 15–30. https://doi.org/10.24090/IBDA.V18i1.3505.

Yusuf, M Fajri. “Memuliakan Tamu Dalam Perspektif Hadis: Menjaga Harmoni Sosial Di Tengah Perubahan Zaman.” Arba : Jurnal Studi Keislaman 1, no. 1 (2025): 1–18.

Downloads

Published

20-09-2026

How to Cite

Aiman, U., & Nurul Istiqomah. (2026). Praktik Hadis Menghormati Tamu dalam Pembacaan Manaqib di Desa Sentong, Probolinggo: Analisis Living Hadis. Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies, 4(2), 346-359. https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i2.2368