Optimalisasi Instagram Sebagai Media Penghubung Pengaduan Masyarakat Menuju Layanan Whatsapp Pada Program “Lapor Bupati Oki”

Authors

  • Mohammad Ardan Taufiqul Hakim Ilmu Komunikasi, Universitas Bina Darma, Palembang, Indonesia
  • Agustin Rozalena Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Bina Darma, Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61994/jcss.v4i2.2268

Keywords:

Komunikasi Digital Komunikasi, Publik , Instagram, WhatsApp, Konvergensi Media

Abstract

ABSTRACT

 

This study aims to analyze digital communication within the OKI Regent Reporting Program “Program Lapor Bupati OKI”, focusing on Instagram as a bridge for directing complaints to WhatsApp and examining how Instagram is utilized to support public complaint services. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the program initiator, administrators, and the public users. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldana model. The results indicate that Instagram functions as a public communication medium for disseminating information, providing education, and directing the public to the complaint service via WhatsApp. The study reveals that Instagram acts as a connecting medium that establishes a two-stage digital communication flow: Instagram serves as a publication medium, while WhatsApp serves as a service medium. The integration of these two platforms enhances public communication effectiveness and facilitates public access to complaint services.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi digital pada Program Lapor Bupati OKI, dengan fokus pada Instagram sebagai media penghubung pengaduan ke WhatsApp, sekaligus mengetahui bagaimana Instagram dimanfaatkan dalam mendukung pelayanan pengaduan masyarakat. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap penggagas program, pengelola program, dan masyarakat pengguna. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Instagram berfungsi sebagai media komunikasi publik untuk menyebarluaskan informasi, memberikan edukasi, serta mengarahkan masyarakat menuju layanan pengaduan melalui WhatsApp. Penelitian ini menemukan bahwa Instagram berperan sebagai bridging media yang membentuk alur komunikasi digital dua tahap, yaitu Instagram sebagai media publikasi dan WhatsApp sebagai media pelayanan. Integrasi kedua platform tersebut mendukung efektivitas komunikasi publik dan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pengaduan.

     

References

Anggreani, M. D., Purnomo, E. P., & Kasiwi, A. N. (2020). Ruang Publik Virtual Sebagai Pintu Komunikasi ( Studi Kasus : Perbandingan Media Sosial Pemerintah Kota Yogyakarta Dan Surabaya ). 6, 203–220.

Arianto, B. (2021). Media Sosial Sebagai Saluran Aspirasi Kewargaan : Studi Pembahasan Ruu Cipta Kerja. 3(2), 107–127.

Firanti, D. A., Darmawan, B., & Firdausah, L. (2020). Changes In The Trend Of Communication In Interaction In The Digital Millennium. 3–8. Https://Doi.Org/10.4108/Eai.26-11-2019.2295214

Harjono, A. C., Choirunnisa, Z., & Febriana, F. N. (2025). Konvergensi Media Di Era Digital: Tinjauan Literatur Sistematis Tentang Integrasi Penyiaran Digital Dan Media Sosial Dalam Membangun Keterlibatan Audiens. 2, 392–406.

Indriani, N., & Setyabudi, D. (2026). Program Government Public Relations Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kota Semarang Dalam Menggunakan Lapor Semar Solusi Awp Sebagai Kanal Pengaduan Resmi Kota Semarang Sebagai Public Relations Dan Event Manager.

Juditha, C. (2020). Dampak Penggunaan Teknologi Informasi Komunikasi Terhadap Pola Komunikasi Masyarakat Desa ( Studi Di Desa Melabun , Bangka Tengah , Kepulauan Bangka Belitung ) The Impact Of Use Of Information Communication ( A Case Study At Melabun Village , Central Bangka , Bangka Belitung Islands ). 21(2), 131–144.

Muktiyo, W., Prihantoro, E., & Mukodim, D. (2023). Komunikasi Publik.

Rozalena, A., Prihatini, L., M.Sakir, I., Wahidin, Rozalena, A., Jaya, D. S., & Putri, W. R. (2022). Increasing Farmers ’ Marketing Knowledge Using Social Media In. 149–153.

Tiaranita, N. R., Oktariyanda, T. A., & Fanida, E. H. (2026). Kualitas Layanan Aspirasi Dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor Pak Yes!) Di Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Lamongan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(7), 70–78.

Trisakti, F., Dikeu, A., Berliana, D., Bukhori, A., & Fitri, A. (2021). Transparansi Dan Kepentingan Umum. 19(1), 29–38.

Varenia, I., & Phalguna, I. B. (2022). Implikasi Media Baru Sebagai Media Komunikasi Dan Teknologi Informasi. 4, 623–632.

Yodiansyah, H., Artuti, S., Dewi, E., & Kurniadi, D. (2025). Konvergensi Media Digital : Tinjauan Kritis Dan Implementasinya Dalam Komunikasi Massa Kontemporer Digital Media Convergence : A Critical Review And Its Implementation In Contemporary Mass Communication. 4(1), 114–121.

Downloads

Published

04-09-2026

How to Cite

Mohammad Ardan Taufiqul Hakim, & Agustin Rozalena. (2026). Optimalisasi Instagram Sebagai Media Penghubung Pengaduan Masyarakat Menuju Layanan Whatsapp Pada Program “Lapor Bupati Oki”. Journal of Communication and Social Sciences, 4(2), 234-246. https://doi.org/10.61994/jcss.v4i2.2268