Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61994/jsls.v3i3.1360Keywords:
counseling guidance, domestic conflict, family mediationAbstract
The family is the smallest social unit that plays a vital role in enhancing community resilience and well-being. In Islam, the ideal family is defined as one that is harmonious, loving, and compassionate. To support the formation of harmonious families, the Office of Religious Affairs (KUA) of Kemuning District, Palembang City, provides family counseling and mediation services oriented towards preventing and resolving domestic conflicts. This study uses a qualitative, descriptive-analytical approach with empirical juridical methods, utilizing in-depth interviews, observations, and documentation studies to understand family mediation practices, the role of mediators, and the factors supporting and inhibiting service success. The results show that counseling and mediation practices at the KUA are implemented systematically, integrating Islamic values and marital law. These services provide a safe and persuasive dialogue space for couples to resolve conflicts, while simultaneously building awareness, responsibility, and commitment in their married lives. The effectiveness of these services is influenced by the couple's openness, the mediator's emotional and spiritual approach, and institutional policy support. Although not all conflicts are successfully resolved through this mechanism, the KUA still plays a strategic role as a preventive instrument in maintaining family resilience. This study emphasizes the importance of strengthening the capacity of mediators and cross-institutional synergy to increase the effectiveness of family counseling and mediation in realizing a harmonious, loving, and compassionate family.
References
Aljazira, N., & Akbar, A. (2024). Mewujudkan generasi rabbani dan masyarakat madani berdasarkan konsep keluarga ideal perspektif Al-Qur’an dan hadits. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(3), 1290–1304.
Awaliyah, N. (2024). Implementasi program Kompak Pusaka Sakinah dalam penyelesaian konflik secara non-litigasi perspektif Maqāṣid al-syarī’ah: Studi di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).
Hermawan, S. A., Kurniawati, D. A., & Madyan, S. (2025). Efektivitas peran BP4 dalam membangun ketahanan keluarga dan menanggulangi pernikahan dini di KUA Kecamatan Singosari. Jurnal Hikmatina, 7(1), 390–404.
Husna, H., Hanim, A., Hadianto, B., Rendy, M., & Syamsiah, S. (2025). Peran advokasi hukum keluarga Islam dalam membangun keharmonisan keluarga. CENDEKIA: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, 2(7), 1115–1125.
Kardina, N., Azwar, B., & Fathurrohman, I. (2024). Peran penyuluh agama dalam bimbingan pra nikah untuk meningkatkan tanggungjawab berkeluarga dari perspektif demensi kemanusiaan di KUA Kecamatan Padang Ulak Tanding (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).
Khairuddin, K., & Sapridanur, R. (2024). Program pusaka sakinah bagi calon pengantin muallaf: Studi kasus KUA Kecamatan Singkil. AL-SULTHANIYAH, 13(1), 37–49.
Lubis, W. G., & Muktarruddin, M. (2023). Peran konseling pranikah dalam menurunkan angka perceraian di kota Tanjung Balai. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 995–1005.
Mustaqim, M., & Hasyimi, A. A. (2025). Strategi penyuluh dalam meminimalisir perceraian di KUA Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).
Nisa, C. S. (2024). Evaluasi program Pusaka Sakinah KUA Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta dalam mengurangi masalah perceraian selama masa pandemi Covid-19 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).
Nurhadiansyah, M. Z. (2025). Peran KUA dalam penyelesaian konflik rumah tangga: Tinjauan teori peran dan konsep Hakam (Studi kasus di KUA Kapanewon Turi) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).
Putra, S. A. (2025). Peran Kantor Urusan Agama dalam penerapan hukum keluarga Islam di masyarakat. Prosiding Hukum Keluarga Islam, 1–13.
Rahmat, R. (2024). Pengembangan kompetensi komunikasi interpersonal penyuluh agama dalam bimbingan pra nikah calon pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Watang Sidenreng Kabupaten Sidrap (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).
Suwari, E. P. A. (2023). Efektivitas managemen konflik keluarga sebagai alat yang digunakan mediator dalam upaya mengurangi tingkat perceraian di Pengadilan Agama Ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).
Wulandari, M., Afnibar, A., & Nazirman, N. (2023). Pelaksanaan Layanan Mediasi Oleh Badan Penasehatan Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Di KUA Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, 6(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nabila Nabila, Adelia Levira, Galuh Dwi Fajri, Kgs. M. Abu Yazid Al Bustomi, Karina Karina, Lady Diana Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








