Pelatihan Penyusunan Proposal Skripsi Mahasiswa: Integrasi Kompetensi Digital dan Respons terhadap Isu Aktual Pendidikan Dasar
DOI:
https://doi.org/10.61994/bersama.v4i1.2101Keywords:
Penyusunan Proposal Skripsi; Kompetensi Digital; Isu Pendidikan Dasar.Abstract
Penyusunan proposal skripsi merupakan kompetensi akademik yang harus dikuasai mahasiswa sebagai dasar pelaksanaan penelitian. Namun, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sulawesi Barat masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan dalam mengidentifikasi isu penelitian yang relevan, merumuskan masalah penelitian, dan memanfaatkan sumber digital secara efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal skripsi melalui integrasi kompetensi digital dan respons terhadap isu aktual pendidikan dasar. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan yang meliputi: penyampaian materi, praktik penelusuran literatur digital, penyusunan proposal skripsi, diskusi kelompok, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup teknik pencarian referensi ilmiah berbasis digital, penggunaan aplikasi pendukung penulisan akademik, perumusan masalah penelitian, serta analisis isu-isu aktual pendidikan dasar sebagai dasar pengembangan topik penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun proposal skripsi sesuai kaidah ilmiah. Mahasiswa mampu memanfaatkan berbagai sumber informasi digital yang kredibel, mengidentifikasi isu-isu aktual pendidikan dasar, serta mengembangkan topik penelitian yang relevan dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa dalam merancang penelitian. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas proposal skripsi dan penguatan kompetensi digital mahasiswa PGSD Universitas Sulawesi Barat dalam menghadapi tuntutan akademik di era transformasi digital.
References
Bawden, D. (2008). Origins and concepts of digital literacy. In C. Lankshear & M. Knobel (Eds.), Digital literacies: Concepts, policies and practices (pp. 17–32). Peter Lang Publishing.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. John Wiley & Sons.
Knowles, M. S. (1980). The modern practice of adult education: From pedagogy to andragogy (Revised and updated ed.). Cambridge Adult Education.
Martin, A. (2006). A European framework for digital literacy. Nordic Journal of Digital Literacy, 1(2), 151–161.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.
UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadhil Muhammad, Balqis Sahputri, Cece Rakhmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Licensing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





