Implementasi Mabit Sebagai Pembelajaran Integratif Intra dan Ko Kurikuler Pada Mapel Pai

Authors

  • Erna Yuliati Universitas Islam Depok
  • Dini Permanasari Universitas Islam Depok

DOI:

https://doi.org/10.61994/educate.v3i2.1424

Keywords:

Pembelajaran Integratif, Intra dan Ko Kurikuler , Mapel PAI

Abstract

Kerapkali Guru mengalami kesulitan dalam mencapai tujuan pembelajaran salah satu penyebabnya adalah terbatasnya jumlah jam tatap muka atau waktu pertemuan. Ditambah tugas administratif lainnya yang membuat guru tidak leluasa mengembangkan keterampilan dalam mengajar. Sementara kondisi siswa yang benar-benar membutuhkan ruang dan waktu yang cukup untuk bisa memahami sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai yang diharapkan dalam mata Pelajaran (Mapel) dalam hal ini Pendidikan Agama Islam (PAI).

PAI menjadi tolak ukur seseorang dalam berperilaku, karena sarat dengan nilai karakter, kepribadian dan spiritualitas seseorang. Tentunya ini menjadi beban berat bagi seorang guru Agama jika hanya mengandalkan pembelajaran di kelas saja. Untuk itu perlu adanya penggabungan pembelajaran atau satu kesatuan antara intrakurikuler dengan ko kurikuler yakni pembelajaran integratif. Salah satunya melalui kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit).

Kegiatan Mabit sarat dengan nilai spiritualitas yang membuat Guru lebih leluasa menginternalisasikan nilai-nilai agama dan diramu secara aplikatif, menarik dan menyenangkan bagi siswa. Dengan adanya kegiatan Mabit terbentuk pembiasaan baik seperti kedisiplinan dalam hal ibadah, muncul sikap positif atau akhlaqul karimah baik terhadap orang tua (Birrul waildain) juga orang lain termasuk Guru dan teman, terbangunnya jiwa kemandirian, kerjasama, tanggung jawab dan yang terpenting adalah keimanan dan wawasan keagamaan semakin bertambah. Ini semua merupakan interpretasi dari nilai-nilai PAI yang dapat diwujudkan dalam pembelajaran integratif antara intra kurikuler dan ko kurikuler.

 

 

  

References

Ismail, Said (2024). Pengantar Studi Ilmu Tarbiyah. Jakarta: Pustaka Al Kautsar

Nursyam, Fakhrudin. (2021). Tafsir Tarbawi : Tafisr Tematik Pendidikan Karakter. Jakarta : Al I’tishom

Djamarah, S.B., & Zain, A. (2013). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Fogarty, R. (1991). The Mindful School: How to Integrate the Curricula. Palatine, IL:

IRI/Skylight Publishing.

Hamalik, O. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Ismail, F. (2016). Tarbiyah Ruhiyah dalam Pembentukan Karakter. Yogyakarta: Pustaka

Ilmu.

Muhaimin. (2012). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah,

Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Rajawali Press.

Samani, M., & Hariyanto. (2011). Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyadi. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja

Rosdakarya.

Ulwan, Abdullah Nashih. (2007). Tarbiyatul Aulad fil Islam. Jakarta: Pustaka Amani.

Zainuddin. (2015). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2016). Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Downloads

Published

07-12-2025