Peningkatan Minat Menghafal Al-Qur’an Siswa Kelas IV melalui Metode ODOA Berbantuan Flashcard di SDN 100 Indokoro

Authors

  • Jihan Sasgitha Universitas Islam Negeri Palopo

DOI:

https://doi.org/10.61994/educate.v4i1.1658

Keywords:

flashcard, minat menghafal Al-Qur’an, One Day One Ayat (ODOA), penelitian tindakan kelas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan metode One Day One Ayat (ODOA) berbantuan media flashcard serta menganalisis peningkatan minat menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas IV SDN 100 Indokoro Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase tingkat minat peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ODOA berbantuan media flashcard dapat meningkatkan minat menghafal Al-Qur’an peserta didik secara signifikan. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata minat dari tahap pra-siklus sebesar 56,35% dengan kategori sangat kurang, meningkat menjadi 80,30% pada siklus I dengan kategori baik, dan kembali meningkat menjadi 94,47% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator minat, yaitu perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, metode One Day One Ayat berbantuan media flashcard efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran dalam meningkatkan minat menghafal Al-Qur’an pada peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih menarik, interaktif, dan berorientasi pada peningkatan minat belajar peserta didik.

References

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, A. (2017). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.

Diani, S., et al. (2022). Implementasi metode ODOA (One Day One Ayat) dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an. Khazanah: Journal of Islamic Studies, 1(1), 29–30.

Fadilah, A. (2023). Pengertian media, tujuan, fungsi, manfaat dan urgensi media pembelajaran. Journal of Student Research (JSR), 1(2).

Fakhrunnisaa. (2023). Deskripsi motivasi belajar bahasa Arab siswa pengguna media pembelajaran pop-up book. Jurnal Konsepsi, 12(2), 1–8.

Fitrianto, Y., et al. (2022). Minat kunjung pembaca ditinjau dari desain interior dan koleksi buku di perpustakaan IAIN Palopo. Lentera Pustaka, 8(1), 13–24.

Hidi, S., & Renninger, K. A. (2006). The four-phase model of interest development. Educational Psychologist, 41(2), 111–127.

Juarsyah, M., et al. (2025). Implementasi metode prototyping pada aplikasi pembelajaran metode tikrar dalam menghafal Al-Qur’an berbasis Android. JAMIKA, 15(1), 2–3.

Kementerian Agama RI. (2018). Al-Qur’an dan terjemahnya. Jakarta: Unit Percetakan Al-Qur’an.

Kurniawan, C. S., & Kamilah, E. (2023). Peningkatan kompetensi peserta didik dalam pembelajaran menghafal Al-Qur’an melalui metode One Day One Ayat. EDUPESANTREN, 2(2), 84–95.

Marwiyah, S., & Alauddin. (2023). Manajemen kelas dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam pada peserta didik sekolah dasar. Journal of Islamic Education, 8(2), 48–233.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning. New York: Cambridge University Press.

Nasier, G. A. (n.d.). Pengaruh minat menghafal Al-Qur’an dan kemampuan berbahasa Arab terhadap prestasi tahfizh Al-Qur’an. Jakarta: Skripsi.

Nugroho, M. A., et al. (n.d.). Pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. JPPGuseda, 3(1), 42–46.

Oktapiani, M. (2020). Tingkat kecerdasan spiritual dan kemampuan menghafal Al-Qur’an. Tahdzib Akhlaq, 1(5), 95–96.

Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. New York: Orion Press.

Putri, S. K. E., et al. (2025). Pengaruh metode tabarak berbantuan flashcard terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. As-Sabiqun, 7(4), 738–751.

Safitri, L. N., et al. (2023). Penerapan metode One Day One Ayat dalam meningkatkan motivasi menghafal Al-Qur’an. Al-Madrasah, 7(4), 1898–1899.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Syahrudin, et al. (2021). Pengaruh menghafal Al-Qur’an terhadap hasil belajar mahasiswa. Al-Iltizam, 6(2), 16–17.

Syamsuddin, N., et al. (2023). Diseminasi media pembelajaran berbasis teknologi pada pembelajaran pendidikan bahasa Arab. Madaniya, 4(2), 540–546.

Downloads

Published

09-04-2026