Pendidikan Multikultural dan Kearifan Lokal di Madura
DOI:
https://doi.org/10.61994/educate.v4i2.2307Keywords:
Pendidikan Multikultural, Kearifan Lokal Madura, Etika Sosial Masyarakat MaduraAbstract
Pendidikan multikultural memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang mampu memahami, menghargai, dan hidup secara harmonis dalam masyarakat yang memiliki keragaman budaya. Dalam konteks Madura, pengembangan pendidikan multikultural perlu memperhatikan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas, nilai sosial, dan sumber pembentukan karakter masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pendidikan multikultural dan kearifan lokal Madura serta mengidentifikasi potensi nilai-nilai budaya lokal dalam mendukung pembentukan karakter, toleransi, dan kehidupan sosial yang inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah, buku, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan pendidikan multikultural, kearifan lokal Madura, pendidikan karakter, moderasi beragama, dan pembelajaran berbasis budaya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal Madura memiliki nilai pendidikan yang kuat, terutama dalam aspek penghormatan kepada orang tua dan guru, tanggung jawab sosial, solidaritas, kesantunan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran, budaya sekolah, pendidikan karakter, dan pendidikan moderasi beragama. Integrasi kearifan lokal juga dapat memperkuat identitas budaya peserta didik sekaligus membangun keterbukaan terhadap keberagaman. Namun, implementasinya memerlukan pendekatan kritis agar pelestarian budaya tidak berkembang menjadi eksklusivisme, serta perlu didukung inovasi pembelajaran dan teknologi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal Madura dapat menjadi strategi untuk menghubungkan identitas lokal, pembentukan karakter, toleransi, dan kompetensi global dalam menghadapi perubahan sosial dan perkembangan era digital.
References
Agus Salim, & Aprison, W. (2024). Pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 22–30. https://doi.org/10.31004/jpion.v3i1.213
Fadhilah, M., Fawaid, A., Yuliati, I., & Rahmah, N. (2025). Development of a Madurese local wisdom-based learning model using a STEAM integrative approach to improve creativity and innovation of Indonesian elementary school students. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 17(2). https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v17i2.44294
Fuad, H., Rahman, M., & Ridho, A. (2026). Integrating local wisdom into Islamic education curriculum to strengthen religious moderation: Lessons from Madurese socio-religious culture. Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 18(1). https://doi.org/10.37850/cendekia.v18i01.1292
Ganesha, M. R., Kertih, I. W., & Lasmawan, I. W. (2025). Revitalisasi pembelajaran IPS melalui integrasi kearifan lokal Madura di SDN Parsanga II. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3). https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.29803
Hanaris, F. (2025). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Madura untuk mewujudkan generasi toleran. Annual Conference on Islamic Education and Social Science, 9(1). https://doi.org/10.36835/ancoms.v9i1.709
Indriyani, D., Maimun, & Hamdani. (2026). Sinergi coexistence education based on Tengka and Basudara values for mitigating Madura-Papua conflict vulnerability. Jurnal Pendidikan Islam. https://doi.org/10.14421/jpi.2026.151.XX
Laily, A. W., Sulistiani, I. R., & Dewi, M. S. (2021). Analisis kearifan lokal dan dialek bahasa Madura dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah.
Madani, L., Raharjo, & Purnomo, T. (2025). Madura's local wisdom in a global context: Developing an e-book to foster critical thinking on climate issues. Jurnal Kependidikan, 11(3), 1312–1321. https://doi.org/10.33394/jk.v11i3.17008
Maesaro, I., Nursyamsiah, S., & Hidayat, S. (2025). Peran kearifan lokal dalam pembentukan identitas pendidikan multikultural di sekolah dasar: Kajian literatur antropologi dan sosiologi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Muhlis, A., Wardi, M. C., Wahyuningrum, S. R., Wardi, M., & Cahyadi, A. (2023). Preventive education model based on multiculturalism and local wisdom for reducing the impact of drugs among school students in Madura. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(2), 1394–1403. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i2.3830
Pala, S., Rahman, H., & Kadir, M. (2020). Konsep pendidikan multikultural. Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan, 2(1), 78–87. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v2i1.370
Puspitasari, M., & Farahiba, A. S. (2024). Development of Bookwidgets-based educational games contained with Madura local wisdom for Indonesian language learning. Proceedings of ICOLLEC 2023. https://doi.org/10.4108/eai.25-10-2023.2348266
Rahman, B., & Fadlillah, M. (2023). The development of Indonesian language digital teaching modules based on Madurese local wisdom for elementary school students. Proceedings of ICON-LLCE 2023. DOI perlu diverifikasi kembali pada laman penerbit sebelum submission.
Riyanti, A., & Novitasari, N. (2021). Pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 3(1), 29–35. https://doi.org/10.23887/jabi.v3i1.37780
Syarif, Z., Thabrani, A. M., & Imamuddin. (2024). Strengthening religious moderation through religious education based on local wisdom of pesantren in Madura and the Tapal Kuda region. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 19(2). https://doi.org/10.19105/tjpi.v19i2.14965
Wachidah, L. R., Albaburrahim, & Fitri, N. A. (2024). Integrasi pendidikan karakter bermuatan lokal Madura sebagai penguatan kesadaran ekologi pada Kurikulum Merdeka. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. DOI perlu diverifikasi kembali pada laman jurnal.
Wahab, Khairiansyah, H., & Misridah. (2020). Local wisdom-based character values in millennial Madurese community: A study of Molothen traditions. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 57–78. https://doi.org/10.14421/jpi.2020.91.57-77
Yamin, Y., Qomaria, N., Hartiningsih, T., Pramudista, H. T., & Ibad, M. A. (2024). Implementation of environmental education based on Madura local wisdom to increase student scientific literacy. International Journal of Research in Education, 4(2). https://doi.org/10.26877/ijre.v4i2.566
Yasir, M., Hartiningsih, T., & Rahma, A. A. (2024). The influence of local wisdom-based science learning on the cultural heritage conservation character. Research and Development in Education, 4(2). https://doi.org/10.22219/raden.v4i2.33420
Yuniar, D. P., Ariyanto, F. L. T., Fitria, A., Choiro, U. D., & Listyaningrum, A. (2023). Management of school learning based on Madura local wisdom applications in the Freedom to Learn era. Proceedings of the International Conference on Social Sciences and Educational Sciences. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-184-5_11
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zainal Abidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





