Eksplorasi Hambatan Hukum dan Kepabeanan dalam Proses Internasionalisasi UMKM di Kota Balikpapan
DOI:
https://doi.org/10.61994/equivalent.v4i2.1879Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hambatan hukum dan kepabeanan yang dihadapi UMKM dalam proses internasionalisasi di Kota Balikpapan, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang dilakukan pelaku usaha dalam memenuhi tuntutan regulasi ekspor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Informan penelitian terdiri atas pelaku UMKM yang telah melakukan ekspor maupun sedang mempersiapkan ekspor, termasuk UMKM yang telah menembus pasar internasional seperti PT Bungas Food Nusantara dan pelaku usaha yang difasilitasi melalui Indonesian Store. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama internasionalisasi UMKM di Balikpapan meliputi rendahnya literasi hukum ekspor, kompleksitas administrasi kepabeanan, keterbatasan adaptasi terhadap sistem customs digital, serta tingginya ketergantungan pada fasilitasi eksternal. Meskipun demikian, pelaku UMKM menunjukkan kemampuan adaptasi melalui jejaring kolaboratif, pembelajaran bertahap, dan pemanfaatan promosi digital internasional. Temuan ini menegaskan bahwa internasionalisasi UMKM tidak cukup ditopang oleh akses pasar, tetapi memerlukan penguatan kapasitas kepatuhan hukum dan administrasi kepabeanan secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian internasionalisasi UMKM melalui integrasi perspektif Institutional Theory dan Uppsala Model, sekaligus memberikan implikasi kebijakan berupa pentingnya pembentukan pusat konsultasi regulasi ekspor berbasis daerah dan penguatan literasi kepabeanan digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rakei Yunardhani, Sudarmiatin, Heri Pratikto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












