Membangun Kesehatan Mental Melalui Kegiatan Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Di Kelurahan Srimulya Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61994/jumputan.v2i1.2270Keywords:
kesehatan mental, Pemberdayaan, Kesejahteraan KeluargaAbstract
Kesehatan mental ibu rumah tangga di wilayah urban seperti Kelurahan Srimulya, Kota Palembang, merupakan isu krusial yang sering terabaikan akibat kompleksitas tekanan ekonomi, beban peran ganda, perbedaan prinsip dengan pasangan, serta ketidakpastian pekerjaan suami. Kondisi ini menempatkan kelompok perempuan pada risiko kerentanan psikologis tinggi, termasuk stres berkepanjangan dan burnout, yang berdampak langsung pada keharmonisan unit keluarga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun ketahanan mental dan meningkatkan kesejahteraan psikologis melalui optimalisasi peran strategis organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai sistem pendukung sosial di tingkat dasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan perencanaan (identifikasi masalah), aksi intervensi, serta evaluasi berbasis refleksi. Program ini mengintegrasikan psikoedukasi manajemen stres dengan pelatihan keterampilan UMKM untuk kemandirian ekonomi, serta teknik regulasi emosi praktis seperti Butterfly Hug dan Expressive Writing. Selain itu, peserta difasilitasi untuk mengakses layanan konseling gratis dari pemerintah dan diajak aktif kembali dalam kegiatan rutin posyandu serta aktivitas fisik melalui demonstrasi senam sebagai sarana relaksasi.
Hasil kegiatan menunjukkan transformasi signifikan pada pengetahuan dan sikap peserta. Terdapat peningkatan kemampuan ibu dalam mengenali gejala gangguan emosional serta peralihan strategi koping dari aktivitas pasif menjadi lebih konstruktif dan adaptif. Partisipan melaporkan perasaan lega secara emosional dan peningkatan dukungan sosial sebaya yang membantu meredakan stigma terkait kesehatan mental. Program ini berhasil menginisiasi kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya keseimbangan kesehatan fisik dan emosional. Kesimpulannya, pemberdayaan PKK melalui pendekatan promotif-preventif terbukti efektif meningkatkan kualitas hidup keluarga. Rekomendasi keberlanjutan mencakup pembentukan komunitas dukungan sebaya (KPMI) dan penguatan keterlibatan suami dalam sistem rujukan psikososial berbasis komunitas.
References
Alvianto. (2026) SATWIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1, June, pp. 79~89 ISSN: 2809-9621, STIKES Widyagama Husada, Malang, Indonesia
Aurora, W. I. D., dkk. (2026). Pemberdayaan Kader PKK dan Keluarga melalui Program GEMAPI untuk Pencegahan Depresi Postpartum. Jurnal Medika, 5(1), 195-205.
G.C. Wedhayanti, dkk. (2026). Pemberdayaan Kader Pkk Dalam Pelatihan Terapi Butterfly Hug Untuk Regulasi Emosi Dan Sehat Mental Di Desa Panji Buleleng. E-Issn: 2746-6175 Volume 06 Nomor 01, Juli 202
Kurnia, N. D., & Ani, F. W. N. (2025). Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas melalui Pemeriksaan Fisik dan Mental Dasar. Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PADIMAYA), 1(2), 52-62
Kurniawaty Y. (2023). Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (Pkm) Pendampingan Berbasis Mental Healthness Bagi Perempuan Produktif Untuk Peningkatan Hidup Sehat Di Desa Gisikcemandi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), P-Issn: 2615-0921 E-Issn: 2622-603 Volume 6 Nomor 11 Tahun 2023] Hal4449-4469
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping.
Nazhiifah Putri L. (2025).Psikoedukasi Manajemen Stres Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Mental Ibu Rumah Tangga. Vol. 9 No. 3, Agustus 2026 (P-Issn. 2614-7947. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Nazhiifah, P. L., dkk. (2026). Psikoedukasi Manajemen Stres sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Mental Ibu Rumah Tangga. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 9(3), 672-682.
Riang Bevy, dkk. (2026). Si Jiwa Tangguh: Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Banjir Untuk Pemulihan Kesehatan Fisik Dan Psikologis Dan Sosial. Jurnal Gembira (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 4, No. 2, April 2026 E-Issn 2985-3346711
Syahputra, TA. (2022). Hubungan Antara Kesehatan Mental Ibu dengan Pola Asuh Terhadap Anak. e-ISSN: 2615-3874 | p-ISSN: 2615-3882. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
Wedhayanti, G. C., dkk. (2025). Pemberdayaan Kader PKK dalam Pelatihan Terapi Butterfly Hug untuk Regulasi Emosi dan Sehat Mental di Desa Panji. Jurnal Jnana Karya, 6(1).
Widayati, R. W., dkk. (2025). Optimalisasi Pembinaan Ibu-Ibu PKK Sadar Kesehatan Status Mental melalui Implementasi Manajemen Stres dengan Senam Sleman Bangkit. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS), 9(1), 93-103.
Widayati RW, Wiyani dkk. (2025). Optimalisasi Pembinaan Ibu – Ibu Pemberdayaan Kesehatan Keluarga (PKK) Sadar Kesehatan Status Mental melalui Implementasi Managemen Stres dengan Senam Sleman Bangkit Vol. 9, No. 1 Februari 2025 Hal. 2685-5968. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Worthman CM. (2026). Women's mental health: current status and evolutionary perspectives. Evol Hum Sci. 2026 Feb 19;8:e6. doi: 10.1017/ehs.2025.10032. eCollection 2026.
Zimmerman, M. A. (1995). Psychological Empowerment: Issues and Illustrations. American Journal of Community Psychology, 23(5), 581–599.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fajar Tri Utami, Faniza Syafitri, Nabila Salima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUMPUTAN : Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat by https://jurnal.dokicti.org/index.php/jumputan/index
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licensel




