Etika Ekologis Qur’ani dalam Menjawab Krisis Lingkungan Global: Rekonstruksi Nilai Tauhid dan Tanggung Jawab Khalifah di Bumi
DOI:
https://doi.org/10.61994/taqrib.v4i1.1470Keywords:
Etika Ekologis, Al-Qur’an, Tauhid, Khalifah, Lingkungan, Keberlanjutan, SpiritualitasAbstract
Artikel ini mengkaji secara komprehensif etika ekologis Qur’ani sebagai fondasi moral,
spiritual, dan filosofis dalam merespons krisis lingkungan global yang semakin kompleks dan
multidimensional. Dalam perspektif Al-Qur’an, manusia tidak hanya berperan sebagai
pengguna alam, tetapi juga sebagai khalīfah fī al-arḍ (wakil Allah di bumi) yang memiliki
amanah besar untuk menjaga, memelihara, dan memakmurkan bumi tanpa menimbulkan
kerusakan. Namun, perkembangan modernisasi, industrialisasi, dan gaya hidup konsumtif
telah memunculkan krisis kesadaran ekologis, di mana nilai-nilai tauhid tergerus oleh
pandangan dunia sekuler dan antroposentris. Hal ini menyebabkan manusia memandang alam
sebagai objek eksploitasi, bukan sebagai tanda-tanda kebesaran Ilahi ( āyāt kauniyyah ).
Melalui pendekatan tafsir tematik ( tafsīr maudhu‘ī ), artikel ini menelaah dan merekonstruksi
ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan isu lingkungan, seperti QS. Al-A‘rāf [7]:56,
Ar-Rūm [30]:41, Al-Baqarah [2]:30, dan Al-Mulk [67]:15. Kajian ini menemukan bahwa
Al-Qur’an mengandung tiga prinsip utama dalam etika ekologi Islam, yaitu: pertama, mīzān
(keseimbangan kosmik) yang menegaskan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan; kedua,
amānah (tanggung jawab moral dan spiritual) yang menuntut kesadaran manusia sebagai
penjaga bumi; dan ketiga, isti‘mār (pemakmuran bumi) yang berarti mengelola alam secara
produktif tanpa merusak struktur ekologisnya.
Dengan menempatkan nilai-nilai tauhid sebagai pusat kesadaran ekologis, artikel ini
menegaskan bahwa etika ekologis Qur’ani mampu menawarkan paradigma alternatif bagi
penyelesaian krisis lingkungan modern. Pendekatan ini tidak hanya menekankan aspek teknis
dan ilmiah, tetapi juga spiritual dan etis, yang dapat menjadi dasar bagi pembangunan
berkelanjutan berbasis nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, etika ekologis Qur’ani
berfungsi sebagai jembatan antara sains, moralitas, dan keimanan dalam membangun
peradaban manusia yang harmonis dengan alam semesta.
References
Abdul Mustaqim. Metode Penelitian Tafsir Maudhū‘ī. Yogyakarta: Idea Press, 2015.
Abu Zayd, Nasr Hamid. Mafhūm al-Nash: Dirāsah fī ‘Ulūm al-Qur’ān. Beirut: al-Markaz
al-Tsaqāfī al-‘Arabī, 1993.
Aldo Leopold. A Sand County Almanac. Oxford: Oxford University Press, 1949.
Ali Yafie. Merintis Fiqh Lingkungan Hidup. Jakarta: UII Press, 2006.
Al-Baqi, Muhammad Fu’ad ‘Abd. Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Qur’an al-Karīm.
Beirut: Dār al-Fikr, 1992.
Al-Faruqi, Ismail Raji. Tawhid: Its Implications for Thought and Life. Herndon: International
Institute of Islamic Thought (IIIT), 1992.
Al-Ghazālī, Abu Ḥamid. Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Jilid 4. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah,
1998.
Amin Abdullah. Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.
Arne Naess. Ecology, Community and Lifestyle. Cambridge: Cambridge University Press,
1989.
Arne Naess. “The Shallow and the Deep, Long-Range Ecology Movement.” Inquiry Vol. 16
(1973): 95–100.
Capra, Fritjof. The Web of Life: A New Scientific Understanding of Living Systems. New
York: Anchor Books, 1996.
Departemen Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah
Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019.
Elliot, R., & Gare, A. (eds.). Environmental Philosophy: A Collection of Readings. New
York: Routledge, 1999.
Fachruddin Mangunjaya. Islam dan Konservasi Alam: Menjaga Bumi Memahami Amanah
Khalifah. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2013.
Fazlur Rahman. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago:
University of Chicago Press, 1982.
Fritjof Capra. The Web of Life: A New Scientific Understanding of Living Systems. New York:
Anchor Books, 1996.
Imam Muslim. Ṣaḥīḥ Muslim. Kitāb al-Musaqāt, No. 1552 dan No. 2742.
Ismail Raji al-Faruqi. Tawhid: Its Implications for Thought and Life. Herndon: IIIT, 1992.
Maulana Bagus Rahmat. “The Idea of Islamic Ecotheology in Responding to the Global
Environmental Crisis.” Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 7, No. 1
(2024).
M. D. A. B. Sayem. “Islam and Environmental Ethics: A Qur’ānic Approach.” Journal of
Islamic Studies (2021).
M. Quraish Shihab. Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an. Jilid 1.
Jakarta: Lentera Hati, 2001.
M. Quraish Shihab. Wawasan al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat.
Bandung: Mizan, 2000.
M. Yusuf & K. N. Marjuni. “Environmental Ethics from Perspective of the Quran and
Sunnah.” Religia Vol. 25, No. 2 (2022): 246–263.
Maulana Bagus Rahmat. “The Idea of Islamic Ecotheology in Responding to the Global
Environmental Crisis.” Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 7, No. 1
(2024).
Nasr, Seyyed Hossein. Man and Nature: The Spiritual Crisis of Modern Man. London: Allen
& Unwin, 1968.
Nasr, Seyyed Hossein. Man and Nature: The Spiritual Crisis in Modern Man. London: Allen
& Unwin, 1976.
Osman Bakar. Tawhid and Science: Essays on the History and Philosophy of Islamic Science.
Kuala Lumpur: Secretariat for Islamic Philosophy of Science, 1991.
Quraish Shihab, M. Tafsir al-Miṣbāḥ: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta:
Lentera Hati, 2002.
Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago:
University of Chicago Press, 1982.
Sardar, Ziauddin. Islamic Futures: The Shape of Ideas to Come. London: Mansell, 1985.
Sayem, M. D. A. B. “Islam and Environmental Ethics: A Qur’ānic Approach.” Journal of
Islamic Studies , 2021.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2016.
Yusuf al-Qaradawi. Ri‘āyah al-Bī’ah fī Syari‘ah al-Islām. Kairo: Maktabah Wahbah, 2001.
“Islamic Ethics and Environmental Stewardship.” Islam Journal , 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fisronil Muntaha, Kusnadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education by https://jurnal.dokicti.org/index.php/JIPBS/index
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licensel






