Haji Abdul Karim Amrullah dan Pemikiran Pendidikan Akidah: Dari Minangkabau Menuju Pandidikan Islam Modern
DOI:
https://doi.org/10.61994/taqrib.v2i2.2387Keywords:
Pendidikan Akidah, HAKA, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pemikiran pendidikan akidah HAKA dalam dua kitabnya, Hanya Allah dan Al-Qaul Al-Shahih, dan menganalisa relevansinya dengan pendidikan Islam modern. Metode yang digunakan yaitu bersifat kualitatif. Sedangkan pendekatan teori yang digunakan yaitu kajian kepustakaan yang dimana metode ini merupakan penelitian yang mengandalkan pengumpulan data dan informasi melalui berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal, artikel, dokumen, dan sumber-sumber pustaka lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan akidah menurut HAKA mencakup beberapa aspek penting, yaitu dasar, tujuan, kurikulum, metode, dan evaluasi. Dasar pemikiran pendidikan akidah HAKA berlandaskan pada dalil naqli dari Al-Qur’an dan As-Sunnah serta dalil aqli yang bersifat rasional. Dalam penerapannya, HAKA menggunakan berbagai metode, antara lain metode nasihat, kisah, keteladanan, perumpamaan, dialog, motivasi, dan peringatan. Evaluasi pendidikan akidah ini mencakup tiga ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Evaluasi kognitif menilai pengetahuan peserta didik tentang akidah yang benar, evaluasi afektif menilai sikap keberislaman terhadap Allah dan Rasul-Nya, sedangkan evaluasi psikomotorik menilai kemampuan beribadah dan berperilaku sesuai ajaran Islam.
References
Abbas, A. F., & Afifi, A. A. (2022). Sumatera Thawalib dan ide pembaharuan Islam di Minangkabau (1918–1930). AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 3(2), 35–45. https://doi.org/10.58764/j.im.2022.3.26
Afdal, S., & Bambang, B. (2023). Moderasi pendidikan Islam Abdul Karim Amrullah pada Perguruan Thawalib Padangpanjang. Innovative: Journal of Social Science Research, 3, 13216–13228. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1914
Al-Marwan, S., Hajam, H., & Farah, N. (2021). Paham kenabian Mirza Ghulam Ahmad menurut perspektif Jamaah Ahmadiyah Lahore (GAI) di Indonesia. Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan, 7(2), 205–226. https://doi.org/10.24235/jy.v7i2.9373
Ayun, R. P. (2024). Aliran-aliran paham keagamaan dalam Islam berlandaskan moderasi beragama. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 4(2), 184–194. https://doi.org/10.32332/moderatio.v4i2.9778
Azizah, F. P., Rahmat, S., Maijar, L., Usman, A. A., & Zainal. (2022). Pembaharuan Islam di Minangkabau pada awal abad XX. Rusyidiah: Jurnal Pemikiran Islam, 3(2), 212–228.
Basri, H., & Yudhi, E. F. (2024). Konsep pendidikan akidah menurut Buya Hamka dalam buku Pelajaran Agama Islam. Tamaddun, 25(1), 29–40. https://doi.org/10.30587/tamaddun.v25i1.7338
Hasanah, U., Afianah, V. N., & Salik, M. (2021). KH. Abdul Karim Amrullah dan gagasannya dalam pengembangan pendidikan Islam di Sumatera Barat. Edureligia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 13–32. https://doi.org/10.33650/edureligia.v5i2.1940
Ma`arif, M. A., Rofiq, M. H., & Sirojuddin, A. (2022). Implementing Learning Strategies for Moderate Islamic Religious Education in Islamic Higher Education. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 75–86. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i1.19037
Mohammad Usman, W., & Zainuddin, A. (2022). Fitrah manusia dalam pandangan Islam (sebuah kajian konseptual berbasis al-Qur’an dan al-Hadits). Ulambana: Jurnal Kajian Islam, 8(2), 284–298.
Nazirman, N., Saharman, S., & Sihombing, A. M. (2021). Sheikh Burhanuddin’s cultural da’wah system in Minangkabau. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 15(2), 237–256. https://doi.org/10.15575/idajhs.v15i2.14888
Nilma Yola, N., Amri, M. U., & Thania, C. E. (2025). Transformasi lembaga pendidikan Islam di Minangkabau: Peralihan dari tradisional ke modern dalam perspektif sejarah dan dinamika sosial. Tadribuna: Journal of Islamic Education Management, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.61456/tjiec.v5i1.191
Nurlaela, F. (2024). Urgensi pendidikan aqidah Islam dalam menghadapi tantangan modernitas (analisis lapangan di SMK Muhammadiyah 4 Jakarta). Innovative: Journal of Social Science Research, 4, 5027–5037. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/10928
Rajab, M., & Putra, W. A. (2023). Surau dan modernisasi pendidikan di masa Hindia-Belanda. Tarikhuna: Journal of History and History Education, 4(2), 133–142. https://doi.org/10.15548/thje.v4i2.5651
Suryani, I., Ma’tsum, H., Fittria, M., & Tarmizi, M. (2021). Peta konsep terminologi akidah/teologi dan ruang lingkup studi akidah akhlak. Islam & Contemporary Issues, 1(1), 11–22. https://doi.org/10.57251/ici.v1i1.4
Syafrina, Y. (2021). Fase dalam gerakan pembaharuan Islam di Minangkabau: Dari reformis ke modernis. Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, 9(2). https://doi.org/10.24235/tamaddun.v9i2.9039
Yunus, M., & Arwitaningsih, R. P. (2025). Pemikiran modern pendidikan Agama Islam. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 8(1), 121–122. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i1.1025
Zikriadi, B. R., & Rasyid, M. R. (2023). Perkembangan pendidikan Islam masa awal di Sumatera Barat, lembaga dan tokohnya. Pijar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 142–150. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i2.155
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Evi Soraya, Muh. Ubaidillah Alghifary Slamet, Fajar Syarif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education by https://jurnal.dokicti.org/index.php/JIPBS/index
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licensel




