Masyarakat Islam yang Adaptif terhadap Perkembangan Zaman: Perspektif Muhammad Abduh dalam Tafsir al-Manar
DOI:
https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i1.1331Keywords:
Muhammad Abduh, Tafsir al-Manar, masyarakat Islam, ummatan wasathan, perubahan sosialAbstract
Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep masyarakat Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman menurut Muhammad Abduh dalam Tafsir al-Manar, dengan menelaah keterkaitan antara karakter ummatan wasathan, proses perubahan internal masyarakat, dan prinsip pembaruan Islam. Fokus penelitian diarahkan pada pertanyaan bagaimana ketiga dimensi tersebut membentuk konstruksi masyarakat Islam yang mampu merespons perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dan identitas keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema penelitian dan dianalisis menggunakan metode tafsir maudhu’i (tematik). Penelitian ini menawarkan kerangka pemikiran yang menghubungkan karakter ummatan wasathan, perubahan sosial, dan pembaruan Islam sebagai tiga aspek yang saling berkaitan. Kerangka tersebut menjadi pembeda dari penelitian sebelumnya yang lebih banyak membahas pemikiran Muhammad Abduh pada aspek tertentu secara terpisah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Muhammad Abduh, kemampuan masyarakat Islam dalam menghadapi perubahan zaman tidak berarti menerima semua perubahan tanpa batas. Adaptasi harus dilakukan melalui perubahan dari dalam masyarakat, terutama dengan memperkuat akal, membuka ruang ijtihad, serta menjaga keseimbangan antara kebutuhan material dan spiritual. Pemikiran tersebut dapat menjadi dasar bagi masyarakat Muslim dalam menghadapi perkembangan zaman melalui pemahaman Al-Qur’an yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
References
Afifi, Mansur, and Syamsu Syauqani. “Menelisik Dimensi Kontemporer Dari Tafsir Al Manar Karya Muhammad Abduh Dan Muhammad Rasyid Ridha.” Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 9, no. 1 (2024): 51–68. https://doi.org/10.30868/at.v9i01.5862.
Afwadzi, Benny. “Resepsi Atas Islam Moderat: Antara Kritik Dan Sikap Yang Representatif.” Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Keagamaan Islam 19, no. 2 (2022).
AK, M. Fahmi Rofiudlofir., Moch. Varhana Yafrizal, and Irawan. “Metodologi Penelitian Survei Untuk Penelitian Manajemen Pendidikan Islam.” Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah 7, no. 1 (2022): 268–79. https://doi.org/10.48094/raudhah.v7i1.438.
Al-faruq, Umar, Arif Rohman Mushofa, Naailah Fatkhiyah, Rofi’ul Hanan Asrowiyah, and Nur Azizatun Nikmah. “Tinjauan Terhadap Dinamika Gerakan Kebangkitan Hukum Islam: Perspektif Pasca Periode Jumud Dan Taklid.” Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia 3, no. 2 (2024): 126–35. https://doi.org/10.572349/relinesia.v3i2.1891.
Al-Zujaj, Abu Ishaq. Ma’ani Al-Qur’an Wa I’rabuhu. Beirut: ‘Alim Al-Kitab, 1998.
Anwar, Rosihon, Asep Abdul Muhyi, and Irma Riyani. “Pengaruh Ide Pembaharuan Abduh Di Mesir Pada Tradisi Tafsir Di Indonesia: Kajian Terhadap Tafsir Qur’an Karim Karya Mahmud Yunus.” Khazanah 18, no. 2 (2020).
Chailani, Muchammad Iqbal. “Pemikiran Harun Nasution Tentang Pendidikan Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Di Era Modern.” Manazhim: Jurnal Manajemen Dan Ilmu Pendidikan 1, no. 2 (2019): 45–60.
Dimyati, Ahmad. “Islam Wasatiyh: Identitas Islam Moderat Asia Tenggara Dan Tantangan Ideologi.” Islamic Review: Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman 6, no. 2 (2019): 159–68.
Haeba, Ilham Dwitama, Anis Malik Thoha, and Rasinah Ahim. “Wacana Dinamis Nahdlatul Ulama: Analisis Kritis Terhadap Perubahan Sosial: Nahdlatul Ulama’s Dynamic Discourse: A Critical Analysis of Social Change.” Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam 8, no. 1 (March 2024): 125–58. https://doi.org/10.21111/tasfiyah.v8i1.11613.
Haidar, Aisyah Na’imah, Safira Aulia Putri, and M. Yunus Abu Bakar. “Analisis Faktor-Faktor Kemunduran Peradaban Islam Dalam Perspektif Pola Pemikiran Tradisional Dan Rasional.” Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya 2, no. 3 (2026): 1588–601. https://doi.org/10.63822/rfeacq21.
Jaelani, Juhri. “Modernitas Kehidupan Beragama Dalam Perkembangan Pendidikan Islam: (Studi Analisis Pemikiran Muhammad Abduh).” Civilization Research: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (July 2023): 168–87. https://doi.org/10.61630/crjis.v2i2.1.
Jamil, Sabrun. “Pemikiran Pendidikan Islam Dalam Pandangan Muhammad Abduh.” Jurnal IHSAN Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 3 (October 2024): 90–99. https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i3.332.
Junaidi, Mahbub. “Studi Kritis Tafsir al-Manar Karya Muhammad Abbduh Dan Rasyid Ridla.” Dar El-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan Dan Humaniora 8, no. 1 (April 2021): 152–63. https://doi.org/10.52166/darelilmi.v8i1.2506.
Mas’udah, Lailatul. “Muhammad Abduh Dan Transformasi Epistemologi Tafsir: Studi Terhadap Pendekatan Al-Adaby Al-Ijtima’i.” Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an Dan Hadits 5, no. 1 (January 2026): 252. https://doi.org/10.35931/am.v5i1.5815.
Mawardi, Muhammad. “Tafsir al-Manar Karya Muhammad Abduh Dan Muhammad Rasyid Ridha.” Jurnal Islam Pesisir Dan Kajian Keislaman 1, no. 1 (2025): 107–18.
Nazir. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988.
Prasetyo, Rukmana, Ade Rahman Matondang, Sultoni Trikusuma, and Abdullah Sani. “Kebangkitan Ijtihad Di Zaman Modern: Analisis Kontribusi Muhammad Abduh Dalam Pembaharuan Hukum Islam.” Hikmah 20, no. 1 (2023): 147–60.
Quthub, Muhammad Sayyid. Islam: The Misunderstood Religion. Kuwait: The Ministry of Auqal and Islamic Affairs, 1964.
Rezwandi, Rezwandi, Ahmad Fikri, and Minkhatul Maula Sofa. “Studi Analitis Atas Tafsir al-Manar: Kontribusi Intelektual Muhammad Abduh Dan M. Rasyid Ridha Dalam Tradisi Tafsir Modern.” Jurnal Teologi Dan Tafsir 2, no. 10 (2025): 1495–509.
Ridha, Muhammad Rasyid. Tafsir al-Manar. Mesir: Dar al-Manar, 1367.
Safa, Prisilia Maya, Moh. Nor Ichwan, and Auwal Salisu. “Hermeneutics of Religious Freedom in Modern and Contemporary Interpretation: A Comparative Analysis between Tafsir al-Manar and Fazlur Rahman.” Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities 10, no. 1 (July 2025): 83–101. https://doi.org/10.18326/millati.v10i1.4194.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati, 2012.
Sudjatmoko, Sudjatmoko, Hery Hermawan, and Bambang Martin Baru. “Pengaruh Kearifan Budaya Lokal, Terhadap Penyelesaian Konflik Sosial (Studi Kasus Konflik Perguruan Silat Di Madiun).” Seminar Nasional Sistem Informasi (SENASIF) (Malang), 2020.
Yahya, Yuangga Kurnia, Umi Mahmudah, Farhah Farhah, Tistigar Sansayto, and Kholid Karomi. “The Philosophy of Islamic Science as a Framework for the Development of Islamic Studies.” Al Naqdu: Jurnal Kajian Keislaman 6, no. 2 (2025): 58–81. https://doi.org/10.58773/alnaqdu.v6i2.365.
Yulianti, Devi. “Implementasi Program Kemitraan Dalam Corporate Social Responsibility (CSR) Melalui Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mewujudkan Pembangunan Kesejahteraan. Jurnal Sosiologi.” Jurnal Sosiologi 20, no. 1 (2018): 11–21. https://doi.org/10.23960/sosiologi.v20i1.14.
Zubir, Muhammad. “Social Community in the Qur’an (A Study of Muhammad Abduh’s Interpretation in Tafsir al-Manar).” Islam Transformatif: Journal of Islamic Studies 6, no. 1 (2022). https://doi.org/10.30983/it.v6i1.5506.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zakiyatul Uliya Abidin, Mohamad Mualim, Khoirun Nidhom (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








