Transmisi, Transformasi, dan Resepsi Al-Qur'an dalam Tradisi Tahlil Amanat di Pesantren Al-Fattah Tulungagung

Authors

  • Khamim Jazuli Ahmad Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author
  • Ahmad Zainal Abidin Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author

DOI:

https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i1.1929

Keywords:

Living Qur'an, Tahlil Amanat, Transmisi, Transformasi, Resepsi Al-Quran

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi tahlil amanat di Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung sebagai manifestasi living Qur'an yang mencakup proses transmisi, transformasi, dan resepsi Al-Qur'an dalam kehidupan sosial-keagamaan pesantren. Tujuan penelitian adalah mendeskripsi-kan bagaimana tradisi tahlil amanat diwariskan dari masa ke masa, menganalisis transformasi yang terjadi pada bentuk dan fungsinya, serta mengungkap pola resepsi jamaah terhadap nilai-nilai Qur'ani yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan 13 informan (kyai, santri, dan jamaah), serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, tahlil amanat memiliki akar teologis yang kuat dalam Al-Qur'an dan hadis, ditransmisikan melalui jaringan pesantren dengan mekanisme pembiasaan, dawuh kyai, dan regenerasi santri. Kedua, tradisi ini mengalami transformasi signifikan pada aspek bentuk (dari berkat nasi ke sistem amplop), fungsi (dari ritual privat ke praktik sosial-filantropis), kelembagaan, dan makna. Ketiga, resepsi jamaah terhadap tahlil amanat bersifat multilapis mencakup dimensi spiritual (sedekah bagi leluhur), moral (kewajiban anak kepada orang tua), dan sosial (kepercayaan terhadap otoritas pesantren). Tradisi ini merepresentasikan living Qur'an yang dinamis di mana nilai-nilai Qur'ani tentang doa, sedekah, dan solidaritas teraktualisasi dalam format sosial yang hidup. Penelitian ini sekaligus memperkaya kajian living Qur’an melalui perspektif kelembagaan pesantren yang belum banyak disentuh oleh studi-studi sebelumnya, sekaligus menawarkan kerangka analisis transmisi-transformasi-resepsi yang relevan diterapkan pada kajian tradisi keagamaan serupa di komunitas lain.

References

Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Shahih Al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir, 2002.

Al-Ghazali, A H M. Ihya’ ’Ulum Al-Din. Vol. 1–4. Beirut: Dar al-Fikr, 2004.

Al-Ghazali, Abu Hamid, and Irwan Kurniawan. Mutiara Ihya Ulumuddin. Mizan, 2016.

Al-Maraghi, Ahmad Musthofa. Tafsir Al-Maraghi. Vol. 10. Lebanon: Dar Al-Fikr, 2001.

Al-Nawawi, Yahya bin Syaraf. Al-Minhaj Fi Syarh Shahih Muslim Ibn Al-Hajjaj. Beirut: Dar al-Ma’rifah, 2001.

Al-Qurtubi. Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an. Vol 2. Kairo: Dar al-Hadith, 2003.

Al-Suyuti, J. Al-Durr Al-Manthur Fi Al-Tafsir Bi Al-Ma’thur. Vol. 1–8. Beirut: Dar al-Fikr, 1993.

Ar-Razi, Fakhr Ad-Din. Tafsir Al-Fakhr Ar-Razi (Al-Musytahar Bi At-Tafsir Al-Kabir Wa Mafaatih Al-Ghaib). Vol. 10, 2005.

Asy’ari, Muhammad Hasyim. Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah. Maktabah Turats al-Islami, 1998.

At-Tabari, Muhammad ibn Jarir. Jami’ Al-Bayan Fi Ta’wil Al-Qur’an. Dar al-Fikr, 2001.

Az-Zuhaili, Wahbah. “Tafsir Al-Munir.” In Jilid 12. Jakarta: gema insani, 2013.

Bernard, H Russell. Research Methods in Anthropology: Qualitative and Quantitative Approaches. Bloomsbury Publishing PLC, 2017.

Blau, Peter M. Exchange and Power in Social Life. New York: John Wiley & Sons, 1964.

Bourdieu, Pierre. Language and Symbolic Power. Harvard university press, 1991.

Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2016.

Dawud, Abu. Sunan Abi Dawud. Tahqiq: Muhammad Bin Abdul Muhsin Al-Turky. Mesir: Dar al-Hijr, 1999.

Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Lp3Es, 1982.

Durkheim, Emile. “The Elementary Forms of Religious Life.” In Social Theory Re-Wired, 52–67. Routledge, 2016.

Geertz, Clifford. “Religion as a Cultural System.” In Anthropological Approaches to the Study of Religion, 1–46. Routledge, 2013.

Giddens, Anthony. “The Constitution of Society: Outline of the Theory of Structuration.” Polity, 1984.

Habibah, Umi Nur, and Ahmad Zainal Abidin. “Transmisi Dan Transformasi Praktik Pembacaan Al-Qur’an Dalam Komunitas Muslim Indonesia: Studi Kasus Pada Jamaah Masjid Miftahul Huda Domerto Munjungan Trenggalek Jawa Timur.” Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara 9, no. 2 (2023): 158–75.

Hidayah, Saniatul. “Studi Living Hadis Atas Tradisi Kenduri Bulan Ramadhan Di Padukuhan Sanggrahan Maguwoharjo.” Al-Shamela: Journal of Quranic and Hadith Studies 1, no. 2 (2023): 142–60. https://doi.org/10.61994/alshamela.v1i2.139.

Katsir, Ibn. Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azim. Beirut: Dar al-Kutub, 2003.

Lave, Jean, and Etienne Wenger. Situated Learning: Legitimate Peripheral Participation. Cambridge university press, 1991.

Manfred, Ziemek. “Pesantren Dalam Perubahan Sosial.” Jakarta: P3M, 1986.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.” PT. Remaja Rosda Karya, 2019.

Nabiel, F. “Perkembangan Penelitian Living Qur’an Di Indonesia: Dari Dokumentasi Ke Analisis Teoretik.” Jurnal Studi Al-Qur’an Indonesia 17, no. 1 (2021): 23–45.

Rafiq, Ahmad. “The Living Qur’an: Its Text and Practice in the Function of the Scripture.” Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis 22, no. 2 (2021): 469–84. https://doi.org/10.14421/qh.2021.2202-10.

Setiawan, A. “Filantropi Pondok Pesantren Dalam Mewujudkan Pendidikan Islam Wasatiyah (Studi Kasus Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta). Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 20 (2), 137–142,” 2020.

Shihab, Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Spradley, James P. Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston, 1980.

Warisno, Andi, and Z. A. Tabrani. "The local Wisdom and purpose of tahlilan tradition." Advanced Science Letters 24, no. 10 (2018): 7082-7086.

Weber, Max. Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology. Vol. 2. University of California press, 1978.

Zuhdi, M Nurdin, and Sahiron Syamsuddin. “The Contemporary Qur ’ Anic Exegesis : Tracking Trends in The Interpretation of The Qur ’ an in Indonesia 2000-2010.” Jawi 1, no. 1 (2018): 1–48.

Sumber Wawancara

Aziz. Santri Pelaksana Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 20 April 2026.

Diyah. Jamaah Kuliah Subuh Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 18 April 2026.

Fathurrohim, Agus M. Kyai Pengasuh Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 24 April 2026.

Miftah. Santri Pelaksana Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 20 April 2026.

Nanik. Jamaah Kuliah Subuh Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 18 April 2026.

Rifa’i. Santri Senior Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 21 April 2026.

Suharsono. Jamaah Kuliah Subuh Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 15 April 2026.

Sukino, M. Jamaah Kuliah Subuh Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 6 April 2026.

Sulkhan, M. Jamaah Kuliah Subuh Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 16 April 2026.

Umi. Jamaah Kuliah Subuh Pondok Pesantren Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung. Wawancara oleh penulis. Tulungagung, 18 April 2026.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Ahmad, K. J., & Abidin, A. Z. (2026). Transmisi, Transformasi, dan Resepsi Al-Qur’an dalam Tradisi Tahlil Amanat di Pesantren Al-Fattah Tulungagung. Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies, 4(1), 45-69. https://doi.org/10.61994/alshamela.v4i1.1929