Brief Cognitive Behavioral Therapy untuk Menurunkan Kecemasan Sosial Pada Warga Binaan Menjelang Bebas
DOI:
https://doi.org/10.61994/jpss.v3i4.1244Keywords:
B-CBT , Kecemasan Sosial, warga binaanAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas Brief Cognitive Behavioral Therapy (B-CBT) dalam menurunkan kecemasan sosial pada 15 warga binaan laki-laki dewasa menjelang bebas di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan one-group pretest-posttest dengan skala adaptasi La Greca & Lopez (1998). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan penurunan skor kecemasan sosial (M_pre = 84.13; M_post = 80.27; t = 1.122; p = 0.282) namun tidak signifikan secara statistik. Secara kualitatif, peserta menunjukkan peningkatan restrukturisasi kognitif dan kepercayaan diri sosial.
References
Ardilla, V. (2013). Gangguan kecemasan sosial pada remaja. Jakarta: Rajawali Press.
Asrori, M., Prasetyo, H., & Lestari, N. (2015). Efektivitas terapi kognitif perilaku dalam menurunkan kecemasan sosial. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 4(1), 55–66.
Chaplin, J. P. (2018). Kamus lengkap psikologi (Edisi ke-11). Jakarta: Rajawali Press. Di Indonesia. Jurnal Sosiologi Hukum, 5(1), 22–34.
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (2024). Laporan tahunan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Eka Septilla, D., & Ginanjar, A. (2014). Hambatan pelaksanaan terapi kognitif perilaku dalam konteks terbatas. Jurnal Ilmu Psikologi, 10(2), 121–130.
Habib, M., Khotimah, N., & Putra, R. (2024). Empati sebagai dasar intervensi psikologis: Strategi meningkatkan keterlibatan peserta. Jurnal Psikologi Terapan, 12(2), 99–112.
Humaira, S., Pratiwi, L., & Nugroho, A. (2024). Stigma sosial terhadap mantan narapidana dalam proses reintegrasi sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 12(1), 45–57.
Indah, R., & Santoso, A. (2020). Pengaruh perbedaan individual dalam efektivitas intervensi psikologis: Tinjauan metodologis. Jurnal Penelitian Psikologi, 15(1), 77–89.
Jalal, F., Sari, W., & Indrawati, M. (2022). Psikoedukasi dan peningkatan kesadaran psikologis dalam menghadapi tekanan sosial. Jurnal Psikoedukasi Indonesia, 8(1), 45–57.
Kartika, Y., & Tjakrawiralaksana, D. (2021). Implementasi brief cognitive behavioral therapy pada kasus kecemasan. Jurnal Psikoterapi Indonesia, 3(2), 57–66.
Lam, T. (2023). Writing as emotional expression: Reducing psychological burden through written reflection. Journal of Mental Health Research, 32(3), 201–215.
Nurhidayati, S., Maulida, H., & Prasetyo, B. (2023). Coping strategies for vulnerable populations: Enhancing resilience through enjoyable activities. International Journal of Social Psychology, 28(4), 345–360.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syah, M. E. (2020). Rational Emotional Behavior Therapy (REBT) to reduce anxiety bullying victims in adolescents. Journal of Family Sciences, 5(1), 36-46.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Pusvitasari, P., & Jayanti, A. M. (2021). Strategi coping dan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness, 1(2), 21-30.
Fitri, N. (2017). Dampak terapi kognitif perilaku terhadap perubahan perilaku sosial individu dewasa. Jurnal Intervensi Psikologi, 9(1), 23–35.
Wulandari, D. (2022). Hambatan teknis dalam pelaksanaan intervensi psikologis di lembaga pemasyarakatan. Jurnal Psikologi Terapan dan Klinis, 11(2), 88–97.
Yuliasari, F., & Pusvitasari, N. (2023). Peningkatan literasi psikologis melalui pelatihan untuk mendukung respons adaptif individu. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 14(1), 56–70.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dhela Apriliya R.S, Hesty Yuliasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








