Penerapan Token Economy Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa SMP: Studi Kasus Pada Siswa Kelas VIII
DOI:
https://doi.org/10.61994/jpss.v4i1.1641Keywords:
Belajar, Intervensi Perilaku, Kedisiplinan Belajar, Motivasi, Penguatan PositifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII-E SMP Negeri X Surabaya melalui penerapan program token economy. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi rendahnya kepatuhan terhadap aturan sekolah, kurangnya tanggung jawab akademik, lemahnya pengelolaan waktu belajar, serta rendahnya motivasi belajar. Metode asesmen dilakukan secara komprehensif melalui wawancara dengan guru BK, wali kelas, dan guru mata pelajaran, observasi kelas, serta FGD dengan delapan siswa. Intervensi dilaksanakan selama satu minggu dengan sistem pemberian token sebagai positive reinforcement setiap kali siswa menunjukkan perilaku disiplin yang telah disepakati. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada aspek kepatuhan, kehadiran, fokus belajar, dan motivasi dalam kegiatan diskusi atau praktik. Namun, aspek ketepatan waktu pengumpulan tugas dan tanggung jawab akademik mandiri masih belum optimal. Secara keseluruhan, program token economy efektif dalam membentuk perilaku disiplin awal dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.References
Alberto, P.A., & Troutman, A.C. (2013). Applied Behavior Analysis for Teachers (9th ed.). Boston: Pearson.
Miltenberger, R.G. (2016). Behavior Modification: Principles and Procedures (6th ed.). Boston: Cengage Learning.
Wibisono, Jarot Adri (2010). Pengaruh kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SD Negeri Ngajaran 03 Kecamatan Tuntang, Kab Semarang, e-Jurnal Program Sarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Salatiga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dinda Oktariana, Devi Puspitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









