Dampak Pencemaran Limbah Dapur Program Makan Bergizi Gratis terhadap Masyarakat Sekitar di Kabupaten Banyuasin

Authors

  • Achmad Widiyanto Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author
  • Komaruddin Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author
  • Dumyati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author

DOI:

https://doi.org/10.61994/jhms.v2i2.1990

Keywords:

pencemaran lingkungan, limbah dapur , makan bergizi gratis

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, namun menghasilkan limbah dapur yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak limbah dapur MBG terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat di Lorong Monas, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, serta merumuskan strategi pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah dapur menyebabkan pencemaran air dan tanah, bau tidak sedap, penyumbatan drainase, serta berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Upaya pengelolaan limbah oleh pemerintah dan pengelola dapur telah dilakukan, namun masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan fasilitas. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah yang berkelanjutan memerlukan penguatan pengawasan, peningkatan fasilitas pengolahan limbah, serta partisipasi aktif masyarakat agar program MBG tetap memberikan manfaat tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

 

References

Bryant, R. L., & Bailey, S. (1997). Third World Political Ecology. Routledge.

Chandra, B. (2016). Pengantar Kesehatan Lingkungan. EGC.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air. Kanisius.

Hardjasoemantri, K. (2005). Hukum Tata Lingkungan. Gadjah Mada University Press.

Hadi, S. P. (2018). Dimensi Lingkungan Perencanaan Pembangunan. Gadjah Mada University Press.

Herdiansyah, H. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Salemba Humanika.

Kodoatie, R. J. (2012). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Andi.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mukono. (2015). Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Airlangga University Press.

Notoatmodjo, S. (2018). Kesehatan Masyarakat. Rineka Cipta.

Nugroho, R. (2018). Kebijakan Publik di Indonesia. Pustaka Pelajar.

Puspitasari, R. (2021). Strategi Pengelolaan Limbah pada Program Sosial Berbasis Masyarakat.

Rahmadi, T. (2015). Hukum Lingkungan di Indonesia. RajaGrafindo Persada.

Salim, E. (2016). Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Mutiara.

Soemarwoto, O. (2004). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan.

Sugiharto. (2007). Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Utami, D. (2017). Analisis Dampak Limbah Rumah Makan terhadap Kualitas Air.

Yuliani, S. (2020). Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat..

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

Achmad Widiyanto, Komaruddin, & Dumyati. (2026). Dampak Pencemaran Limbah Dapur Program Makan Bergizi Gratis terhadap Masyarakat Sekitar di Kabupaten Banyuasin. Journal of Health and Medical Science, 2(2), 78-87. https://doi.org/10.61994/jhms.v2i2.1990