Konsep Kebahagiaan Perspektif Al-Qur’an: Analisis Tematik Ayat-Ayat Nikmat Surga sebagai Refleksi Mewujudkan Kebahagiaan di Dunia

Main Article Content

Darmawan Darmawan
Kusnadi Kusnadi
Aristophan Firdaus

Abstract

Gambaran Nikmat surga banyak disebutkan dalam Al-Quran dengan berbagai macam kenikmatan yang berbeda, namun gambaran tersebut pada umumnya sering kali dipahami sebagai balasan eskatologis di akhirat semata. Padahal jika diamati lebih dalam, gambaran tersebut tidak hanya bersifat informatif belaka, namun ada nilai moral, spritual yang dapat dijadikan sebagai refleksi kebahagian di dunia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur’an yang menggambarkan nikmat surga serta menjelaskan bagaimana deskripsi tersebut dapat direfleksikan menjadi konsep kebahagiaan Qur’ani bagi kehidupan di dunia. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif melalui kajian pustaka terhadap kitab-kitab tafsir dan leteratur terkait, dengan mengumpulkan ayat-ayat terkait Nikmat surga, menganalisis maknanya melalui tafsir, kemudian menarik karakteristik nikmat surga baik material maupun spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nikmat surga tidak hanya bernilai eskatologis sebagai balasan akhirat, tetapi juga mengandung pesan moral dan spiritual yang dapat menjadi pedoman kebahagiaan dunia. penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pemahaman terhadap konsep kebahagiaan dengan melihat Gambaran nikmat surga yang diceritakan dalam al-Qur’an.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Darmawan, D., Kusnadi, K., & Aristophan Firdaus. (2026). Konsep Kebahagiaan Perspektif Al-Qur’an: Analisis Tematik Ayat-Ayat Nikmat Surga sebagai Refleksi Mewujudkan Kebahagiaan di Dunia. Journal of Social Sciences, Arts, and Humanities, 1(1), 12-24. https://jurnal.dokicti.org/index.php/jssah/article/view/1557

References

A, A. N. F., Bintang, G. M., Nazilah, N. F., Uin, H., Ali, S., & Tulungagung, R. (2025). Konsep TawakalPerspektif Teologis , Sosiologis , dan Psikologis Dalam Al-Qur’ an. AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies, 8(3), 804–817. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i3.2458.Tawakkal

Albi Anggito, J. S. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. CV jejak.

Anisatul Fikriyah Aprilianti, A. F. A. (2023). Konsep Kebahagiaan Perspektif Psikologi Dan Al-Qur’an. AT-TAISIR: Journal of Indonesian Tafsir Studies, 1(1), 33–44. https://doi.org/10.51875/attaisir.v1i1.78

Christian Krekel; George MacKerron. (2020). How Environmental Quality Affects Our Happiness. Sustainable Development Solutions Network.

Christovel Ramot. (2024). Pendapat Psikolog tentang Mental yang Kuat Berawal dari Tubuh yang Sehat. Kilikdokter. https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/sehat-bugar/mental-yang-kuat-berawal-dari-tubuh-yang-sehat?srsltid=AfmBOoq5U1HpHEc7AYhSrXvIbZPENFSvKq9pjNoCvNUuFPaQP-5TJzEI

Dania, & Sumarlina, Elis Suryani Nani, U. A. D. (2023). HARMONISASI SURGA DAN NERAKA DALAM NASKAH INI RISALAH PERIYASAN BAGUS DENGAN TEKS AL-QUR’AN: KAJIAN FILOLOGI ATAS TAFSIR QUR’AN. Jurnal Kajian Ilmu Sosial Dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal, 2(1), 70–75.

Fakhruddin Ar-Razi. (1999). MAFATIHUL GHAIB. Daru Ihya’ Turots Al-Arobi.

Gultom, B. (2024). Dampak Membenci dan Jalan Menuju Kedamaian : Perspektif Psikologi dan Firman Tuhan. Kompasiona. https://www.kompasiana.com/budimangultom6616/674195a0c925c4721603c147/dampak-membenci-dan-jalan-menuju-kedamaian-perspektif-psikologi-dan-firman-tuhan

Haikal, M. I., & Al-faruq, M. I. (2023). Kenikmatan-Kenikmatan di dalam Surga. Gunung Djati Conference Series, 22.

Ibrahim Ibn Umar Al-Baqa’i. (1984). Nazhmu ad-Durar fi Tanasubi Ayati Wa as-Suwari. dairatu al-ma’arif al-utsmani.

Junaidi, Didi. (2018). "Tafsir Kebahagiaan: (Studi tentang Makna Kebahagiaan Dalam Alquran Perspektif Tafsir)". Diya' al-Afkar 6(2), 185-203. https://doi.org/10.24235/diyaafkar.v6i02.3783

Katsir, I. B. U. Bin. (1999). Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim. Daru At-Thaibah.

Kemenag RI. (2017). Al-Qur’an dan Terjemah. Penerbit SABIQ.

Kementerian Kesehatan RI (atau Kemenkes RI). (2023). Sehat itu Bahagia. Keslan.Kemkes.Go.Id. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2094/sehat-itu-bahagia

Muhammad Thahir Ibn Asyur. (1983). at-Tahrir wa at-Tanwir. ad-Daru at-Tunisiaah.

Nur, Z., Bilhaq, M. A. M., & Azima, M. F. (2025). The qur ’ anic semantic of Al-Jannah. HUMANISTIKA: Jurnal Keislaman, 11(2), 152–162.

Potter, A. (2019). Apakah orang-orang lebih bahagia di lingkungan yang lebih indah ? Word Business Society. https://www.wbs.ac.uk/news/scenery-not-just-greenery-has-an-impact-on-health/

Rahmania, F. A. (2019). Hubungan Syukur dan Sabar terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Remaja. PSIKOLOGIKA: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 24, 155–166. https://doi.org/10.20885/psikologi.vol24.iss2.art6

Rusdi, A. (2017). RIDA DALAM PSIKOLOGI ISLAM DAN KONSTRUKSI ALAT UKURNYA. Jurnal Psikologi Islam, 4(1), 95–118.

Samsul Bahri, H. R. (2017). Amtsal dalam Ayat-Ayat Surga dan Neraka. Journal of Qur’anic Studies, 2(1), 46–62.

Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555

William S. Budiman. (2014). 3 Racun Kebahagiaan. https://williambudiman.com/2014/07/29/3-racun-kebahagiaan/#:~:text=Kebencian / Amarah&text=Semua hal tersebut pada akhirnya,apa yang kita tidak miliki.

Zulfikar, Eko. (2023). Karakteristik Ulul Albab: Menuju Kepribadian Islami di Era Disrupsi Digital. Bogor: Guepedia.