Meningkatkan Self-efficacy untuk Mengatasi Burnout Akibat Stres Kerja
Keywords:
Self-Efficacy, Burnout, Work Stress, Psychoeducation, Employee Well-BeingAbstract
Stres kerja kerap memicu kelelahan (burnout) yang menurunkan produktivitas dan kesejahteraan mental. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan efikasi diri karyawan sebagai strategi mengurangi dampak stres. Kegiatan dilakukan melalui psikoedukasi terstruktur, diskusi interaktif, dan latihan praktis yang memperkuat kepercayaan diri dalam menghadapi tuntutan pekerjaan. Pendekatan partisipatif melibatkan 90 karyawan dari berbagai departemen, dengan evaluasi melalui kuesioner pra–pasca intervensi serta FGD. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta tentang manajemen stres, di mana 85% melaporkan bertambahnya kepercayaan diri dalam menangani tugas menantang. Peserta juga merasakan berkurangnya kelelahan, meningkatnya motivasi, serta persepsi lebih positif terhadap lingkungan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan efikasi diri merupakan intervensi efektif untuk mengurangi burnout dan mendukung kesejahteraan pekerja. Program turut mendorong kolaborasi fasilitator–peserta sehingga strategi yang diperkenalkan bersifat praktis dan sesuai konteks kerja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Thomas Abellio, Nisa Praditya Arrizqi, Sonia Rahmadani, Daffa ilyasa shihab, Mohammad Fakhri Akbar, Akbar Warahma Samheri, M. Fadhil Al-Mustaqim, Alya Wirda Ningsih, Fitri Handayani, Aulia Azzahrah, Citra Nur Hidayah, Dwi Oktavia, Hilma Ulfa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUMPUTAN : Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat by https://jurnal.dokicti.org/index.php/jumputan/index
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licensel




