Implementasi Program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Pemberdayaan Perempuan di Desa Bitis

Authors

  • Ulviana Meilawati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Muhammad Rendi Sagita Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • M.Ryan Kusumah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Fehlirrah Bunga Apriana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Jimmy Saputra Az Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Elya Erlita Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Muthia Aisyah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Della Susanti Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nadila Afrilia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Lala Jesika Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Atalia Filma Delvina Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Puji Elyani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ramawati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Andieni Aprilyne Laurensia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Siti Rochmiyatun Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

TOGA, Pemberdayaan Perempuan, KKN, Kesehatan Masyarakat, Pembangunan Desa

Abstract

Masyarakat Desa Bitis mayoritas bermata pencaharian sebagai petani karet dan jamur, namun pemanfaatan pekarangan rumah untuk menunjang kesehatan keluarga masih terbatas. Pengetahuan perempuan mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) tergolong rendah dan masyarakat masih bergantung pada obat-obatan kimia untuk keluhan kesehatan ringan. Padahal, TOGA berpotensi menjadi alternatif pengobatan alami yang ekonomis dan mudah dibudidayakan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam pemanfaatan TOGA melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan budidaya, kesadaran kesehatan alami, serta partisipasi aktif perempuan dalam pengelolaan TOGA. Kegiatan pelatihan berbasis praktik terbukti mampu meningkatkan kapasitas teknis masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Studi terbaru menunjukkan bahwa pelatihan budidaya tanaman herbal berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi dan kemandirian ekonomi perempuan di tingkat rumah tangga.

References

Yani, F. A. (2023). Kearifan Lokal Dalam Pemberdayaan Dan Pemanfaatan

Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Untuk Meningkatkan Kesehatan

Masyarakat ( Studi Literatur ). 1(2).

Angela, E., Ananta, A., Ramadhan, A. R., Rizky, M., Lestari, S., & Wijaya, R.

(2023). Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai

Alternatif Pengobatan Alami di Desa XYZ. Jurnal Pengabdian Masyarakat

Indonesia, 3(2), 123-130.

Harefa, K. (2020). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Kesehatan

Keluarga di Desa XYZ. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(1), 45-52.

Anonim. (2013). Buku saku petunjuk pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat

Keluarga). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Handayani, R., Sari, M., & Utami, N. (2021). Partisipasi masyarakat dalam program

pemberdayaan kesehatan berbasis komunitas. Jurnal Pemberdayaan

Masyarakat, 6(3), 210–219.

Hewlings, S. J., & Kalman, D. S. (2020). Curcumin: A review of its effects on

human health. Foods, 9(1), 1–11.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan Nasional Pelayanan

Kesehatan Tradisional. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

(2021). Panduan Program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka. Jakarta:

Kemendikbudristek.

Rahman, M., Syafitri, A., & Lestari, D. (2022). Peran KKN dalam pemberdayaan

masyarakat desa berbasis partisipatif. Jurnal Pengabdian kepada

Masyarakat, 8(3), 210–219.

Sari, M., & Handayani, R. (2023). Pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan

sumber daya lokal. Jurnal Pembangunan Sosial, 9(1), 55–64.

Angela, L., Putri, W. M., Aulia, U., & Saputri, T. (2023). PEMANFAATAN

TANAMAN TOGA DALAM UPAYA. 03(01), 19–22.

Harefa, D. (2020). Pemanfaatan Hasil Tanaman Sebagai Tanaman Obat Keluarga

( TOGA ). 2(2), 28–36. https://doi.org/10.35970/madani.v1i1.233

Siregar, M., Aryunda, D., Putri, A., Agustien, S., & Ariga, P. (2024). Pentingnya

Ketersediaan Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) Untuk Menghindari

Penggunaan Obat Kimia Secara Konsumtif.

6(2).

https://doi.org/10.30596/ihsan.v

Downloads

Published

05-03-2026

How to Cite

Ulviana Meilawati, Muhammad Rendi Sagita, M.Ryan Kusumah, Fehlirrah Bunga Apriana, Jimmy Saputra Az, Elya Erlita, Muthia Aisyah, Della Susanti, Nadila Afrilia, Lala Jesika, Atalia Filma Delvina, Puji Elyani, Ramawati, Andieni Aprilyne Laurensia, & Siti Rochmiyatun. (2026). Implementasi Program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Pemberdayaan Perempuan di Desa Bitis. JUMPUTAN : Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1-11. https://jurnal.dokicti.org/index.php/jumputan/article/view/1630