Pemberdayaan Masyarakat untuk Peningkatan Kualitas Hidup di Masyarakat Jl. Tegal Binangun RT. 35, RW. 10, Plaju Darat, Kec. Plaju, Kota Palembang, Sumatera Selatan

Authors

  • M. Perri Padly Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang
  • Nabila Septia Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang
  • Kaltsum Ulima Syafiqah Khairiyah Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang
  • Intan Wahdia Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang
  • Muhammad Rizky Apriansyah Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Pemberdayaan masyarakat, Kualitas hidup, KKN, Psikologi

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas hidup melalui penguatan kemampuan, partisipasi, dan kemandirian masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal. Program KKN Rekognisi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara psikologis, sosial, edukatif, dan spiritual di Jl. Tegal Binangun RT 35 RW 10 Kecamatan Plaju, Kota Palembang, dengan Pusat Rehabilitasi Narkoba Ar-Rahman sebagai mitra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterlibatan masyarakat, pemahaman kesehatan mental, sikap empatik terhadap mantan penyalahguna narkoba, serta penguatan hubungan sosial dan nilai spiritual. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa dalam menerapkan teori psikologi Islam dan praktik pemberdayaan sosial secara langsung.

References

Chambers, R. (2014). Rural development: Putting the last first. London: Routledge.

Corey, G. (2021). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.

Dempsey, N., Bramley, G., Power, S., & Brown, C. (2021). The social dimension of sustainable development: Defining urban social sustainability. Sustainable Development, 29(2), 220–234. https://doi.org/10.1002/sd.2152

Ife, J., & Tesoriero, F. (2021). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation (5th ed.). Pearson Education.

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2021). Pedoman pemberdayaan sosial masyarakat. Jakarta: Kementerian Sosial RI.

Kolb, D. A. (2020). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Mensah, J., & Enu-Kwesi, F. (2022). Implications of sustainable development goals for quality of life and community well-being. Social Indicators Research, 162(1), 1–19. https://doi.org/10.1007/s11205-021-02842-3.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rassool, G. H. (2022). Islamic counselling: An introduction to theory and practice. Routledge.

Slamet, M. (2016). Pemberdayaan masyarakat: Paradigma dan implementasi. Bogor: IPB Press.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

UNDP. (2022). Human development report 2021–2022: Uncertain times, unsettled lives. United Nations Development Programme.

World Bank. (2020). Community-driven development: Results and lessons learned. World Bank Publications.

World Health Organization. (2023). Social determinants of health and community empowerment. WHO Press.

Downloads

Published

09-03-2026

How to Cite

M. Perri Padly, Nabila Septia, Kaltsum Ulima Syafiqah Khairiyah, Intan Wahdia, & Muhammad Rizky Apriansyah. (2026). Pemberdayaan Masyarakat untuk Peningkatan Kualitas Hidup di Masyarakat Jl. Tegal Binangun RT. 35, RW. 10, Plaju Darat, Kec. Plaju, Kota Palembang, Sumatera Selatan. JUMPUTAN : Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat, 2(1), 12-18. https://jurnal.dokicti.org/index.php/jumputan/article/view/1633