Penguatan Literasi Pendidikan dan Tata Kelola Pemerintahan Menuju Desa Sukaraja Lama yang Cerdas dan Berdaya

Authors

  • Meri Selvia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Erie Sushanda Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Syntia Maharani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Mohd Ramadhan Syahputra Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • M. Awalludin Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Pamuji Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

literasi pendidikan, tata kelola desa, pemberdayaan masyarakat, desa cerdas

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan desa merupakan faktor penting dalam pembangunan desa berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi pendidikan masyarakat dan kapasitas tata kelola pemerintahan desa di Desa Sukaraja Lama menuju desa yang cerdas dan berdaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka participatory action research melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pelatihan partisipatif yang melibatkan aparatur desa dan masyarakat. Program meliputi sosialisasi literasi pendidikan, pelatihan tata kelola desa, serta pendampingan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman literasi pendidikan dari 45% menjadi 78%, tata kelola pemerintahan desa dari 40% menjadi 75%, serta transparansi informasi dari 42% menjadi 80%. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan literasi dan kapasitas tata kelola desa dapat meningkatkan partisipasi masyarakat serta kualitas pelayanan publik desa.

References

Antlöv, H., Wetterberg, A., & Dharmawan, L. (2016). Village governance, community life, and the 2014 Village Law in Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 52(2), 161–183. https://doi.org/10.1080/00074918.2015.1129047

Arifin, B., Wicaksono, E., Tenrini, R., Wardhana, D., & Setiawan, H. (2020). Village fund, village-owned enterprises, and employment: Evidence from Indonesia. Journal of Rural Studies, 79, 382–394. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2020.08.052

Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.

Chomsky, N. (1965). Aspects of the theory of syntax. MIT Press.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Dwiyanto, A. (2018). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.

Dyer, R. (1998). Stars. British Film Institute.

Holroyd, C. (2020). Technological innovation and building a “smart village”: Lessons from rural development initiatives. Technology in Society, 63, 101363. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2020.101363

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Lewis, B. D. (2015). Decentralising to villages in Indonesia: Money (and other) mistakes. Public Administration and Development, 35(5), 347–359. https://doi.org/10.1002/pad.1741

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Pan, Y., & Hamilton, A. (2018). Language evolution and cognition. Journal of Linguistic Studies, 12(2), 145–160.

Reason, P., & Bradbury, H. (2008). The Sage handbook of action research: Participative inquiry and practice (2nd ed.). Sage Publications.

Rhodes, R. A. W. (2017). Understanding governance: Policy networks, governance, reflexivity and accountability. Open University Press.

Rizkinaswara, L. (2019). Digital literacy in Indonesia: Opportunities and challenges. Jurnal Komunikasi Indonesia, 8(2), 107–120.

Sap, M., Card, D., Gabriel, S., Choi, Y., & Smith, N. (2019). The risk of racial bias in hate speech detection. Proceedings of the Association for Computational Linguistics, 1668–1678.

Schegloff, E. A. (2020). Conversation analysis and social interaction. Cambridge University Press.

Sutiyo, S., & Maharjan, K. L. (2017). Decentralization and rural development in Indonesia. Journal of Rural Development, 36(1), 45–67.

UNESCO. (2017). Global education monitoring report: Accountability in education. UNESCO Publishing.

Visvizi, A., & Lytras, M. D. (2018). It’s not a fad: Smart cities and smart villages research in European and global contexts. Sustainability, 10(8), 2727. https://doi.org/10.3390/su10082727

Wollen, P. (2019). Signs and meaning in the cinema. British Film Institute.

Yuliani, F., & Setiawan, B. (2021). Transparency and accountability in village financial management. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 18(2), 112–125.

World Bank. (2018). Indonesia village fund program: Strengthening rural development. World Bank Publications.

OECD. (2020). Rural development policy: Supporting rural transformation. OECD Publishing.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Sen, A. (1999). Development as freedom. Oxford University Press.

United Nations. (2020). The sustainable development goals report 2020. United Nations.

Bappenas. (2021). Pembangunan desa dan kawasan perdesaan dalam RPJMN 2020–2024. Kementerian PPN/Bappenas.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2020). Pedoman pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat. Kemendes PDTT.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Downloads

Published

16-03-2026

How to Cite

Meri Selvia, Erie Sushanda, Syntia Maharani, Mohd Ramadhan Syahputra, M. Awalludin, & Pamuji. (2026). Penguatan Literasi Pendidikan dan Tata Kelola Pemerintahan Menuju Desa Sukaraja Lama yang Cerdas dan Berdaya. JUMPUTAN : Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat, 2(1), 37-48. https://jurnal.dokicti.org/index.php/jumputan/article/view/1652