Kontruksi Identitas Diri Mahasiswa Ambivert dalam Konteks Pergaulan Sebaya
DOI:
https://doi.org/10.61994/jipbs.v4i2.1698Keywords:
Ambivert, Fenomenologi, Identitas Diri, Interaksi Sosial, Mahasiswa, Pergaulan SebayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses konstruksi identitas diri mahasiswa dengan kepribadian ambivert dalam konteks pergaulan sebaya di lingkungan kampus. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif individu dalam memaknai interaksi sosial yang mereka jalani. Partisipan penelitian terdiri dari tiga mahasiswa yang memiliki karakteristik ambivert, dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi identitas diri mahasiswa ambivert ditandai oleh fleksibilitas dalam berperilaku sosial, kesadaran terhadap energi sosial, serta kemampuan refleksi diri. Selain itu, pergaulan sebaya berperan sebagai ruang penting dalam proses pembentukan identitas melalui dukungan sosial, interaksi, dan pengalaman bersama. Mahasiswa ambivert mampu menyeimbangkan kebutuhan untuk bersosialisasi dan kebutuhan akan waktu pribadi. Dengan demikian, identitas diri terbentuk secara dinamis melalui interaksi antara faktor internal dan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika identitas diri mahasiswa ambivert dalam konteks sosial kampus.
References
Alfarizy, R., & Selian, S. N. (2025). Differences in Self-disclosure Levels between Real World and Cyberspace in Students with Introverted Personalities. Jurnal Bimbingan Konseling, 6(2), 59–66. https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/nosipakabelo/article/view/4370
Anggoro, B., & Imanti, V. (2024). Social Perception of Adolescents with Ambivert Personality When Doing Activities Alone in Public Spaces. ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities, 7(2), 297. http://journal.unhas.ac.id/index.php/jish/article/view/35173
Fauzi, N. C., & Selian, N. (2025). Regulasi Emosi pada Individu Dewasa Awal yang Mengalami Quarter-Life Crisis. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Konseling, 2(1), 9–21. https://glonus.org/index.php/kognisi/article/view/280
Fitri, R. M., Toharudin, M., & Bahrulinnisa, F. (2022). Personality Characteristics of Introvert, Extrovert, and Ambivert in Elementary School Students. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 5(2), 157–170. http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/PiJIES/article/view/2917
Khalefa, E. Y., & Selian, N. (2021). Non-Random Sample Strategy in Qualitative Art-Related Studies. International Journal of Creative and Arts Studies, 8(1), 35–49. https://journal.isi.ac.id/index.php/IJCAS/article/view/5184
Maulidar, & Selian, S. N. (2025). Pengalaman Insecurity Mahasiswa Pengguna Non-iPhone dalam Interaksi Sosial di Lingkungan Kampus. Jurnal Psikologi, 3(1), 1–9. https://journal.pubmedia.id/index.php/pjp/article/view/5113
Moses Adeleke Adeoye, Kamoru Abidoye Tiamiyu, Musa Aremu Mahmud, & Hassanat Abdullateef Jimoh. (2023). Impact of Ambiversion on Collaboration Among Diverse Groups. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 6(2), 226–230. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JP2/article/view/64911
Najiba, N., Nur, H., & Sirajuddin, W. (2025). Tantangan Pengembangan Identitas Diri Remaja di Media Sosial: Telaah Literatur. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(02), 24–32. https://jurnal.habi.ac.id/index.php/JPK/article/view/486
Nurlina, & Selian, S. N. (2025). Gambaran Regulasi Emosi pada Mahasiswa yang Mengalami Kecemasan Sosial. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(4), 2082–2089. https://indojurnal.com/index.php/jisoh/article/view/1753
Petric, D. (2022). The introvert-ambivert-extrovert spectrum. Open Journal of Medical Psychology, 11Petric,(3), 103–111. https://www.scirp.org/journal/paperinformation?paperid=118380
Rizkiyani, F., & Selian, S. N. (2025). Paradigma Teoretis dalam Psikologi: Landasan Filsafati, Peluang, dan Limitasi dalam Penelitian dan Praktik Psikologi. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(1), 15–24. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JFI/article/view/81304
Sarassang, A. L., & Rahman, A. (2023). Mendeskripsikan tipe kepribadian ambivert. Pinisi Journal of Art, Humanity and Social Studies, 3(2), 302–205. https://ojs.unm.ac.id/PJAHSS/article/download/44222/20727
Syifa, Z., & Nurhayati Selian, S. (2025). Strategi Coping Mahasiswa dalam Menghadapi Toxic Relationship di Lingkungan Pertemanan. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 3(1), 326–334. https://jurnalistiqomah.org/index.php/jppi/article/view/6095
Tami, P. R. D., & Selian, S. N. (2025). Makna Dukungan Sosial bagi Mahasiswa yang Mengalami Masalah Kesehatan Mental. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6), 4164–4179. http://indojurnal.com/index.php/jejakdigital/article/view/1197
Utami, J. T., & Selian, S. N. (2025). Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Adaptasi Kultural Mahasiswa Perantau. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(4), 1449–1460. http://indojurnal.com/index.php/jisoh/article/view/1212
Zanestri, T. A., Umari, T., & Yakub, E. (2023). View of Pencapaian Self Identity Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 3093–3099. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/5688
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Melinda Varalisyah, Sri Nurhayati Selian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences by https://jurnal.dokicti.org/index.php/JIPBS/index
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licensel












