Wara' dan Was-was Religius dalam Perspektif Psikologi Agama: Studi Fenomenologis pada Muslim Dewasa

Authors

  • Naila Waridatus Sa'adah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Astuti Darmiyanti Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Vismaia Nur Fitriani Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.61994/jipbs.v4i3.1923

Keywords:

Wara', Was-was Religius, Psikologi Agama, Religiusitas, Thaharah, Fenomenologi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika sikap wara’ dan gejala was-was dalam perspektif psikologi agama melalui pengalaman subjektif seorang Muslim dewasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan catatan lapangan terhadap seorang informan yang menunjukkan kecenderungan kehati-hatian berlebihan dalam persoalan thaharah. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pengalaman religius dan dinamika psikologis yang dialami informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap wara’ terbentuk melalui proses internalisasi nilai-nilai agama yang diperoleh dari pembelajaran fikih, pengalaman religius yang bermakna secara emosional, dan lingkungan sosial yang religius. Kehati-hatian yang awalnya bersifat adaptif kemudian berkembang menjadi gejala was-was religius yang ditandai oleh keraguan berulang mengenai kesucian dan keabsahan ibadah. Gejala tersebut menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan, rasa bersalah, ketakutan berbuat dosa, kelelahan emosional, serta gangguan dalam interaksi sosial. Meskipun demikian, informan menunjukkan kemampuan reflektif dalam membedakan antara wara’ dan was-was serta berupaya mengelola keraguan melalui pendalaman ilmu agama, konsultasi dengan guru agama, dan pengendalian emosi. Penelitian ini menunjukkan bahwa batas antara wara’ dan was-was terletak pada dampak psikologis yang ditimbulkan. Wara’ berfungsi sebagai bentuk kehati-hatian spiritual yang konstruktif, sedangkan was-was dapat berkembang menjadi sumber tekanan psikologis apabila tidak dikelola secara proporsional. Oleh karena itu, keberagamaan yang sehat memerlukan keseimbangan antara kesungguhan menjalankan ajaran agama dan pemeliharaan kesejahteraan psikologis individu.

References

Abramowitz, J. S., & Jacoby, R. J. (2014). Scrupulosity: A cognitive–behavioral analysis and implications for treatment. Journal of Obsessive-Compulsive and Related Disorders, 3(2), 140–149. https://doi.org/10.1016/J.JOCRD.2013.12.007

Aburaera, A. R., Rahmat, M., & Fakhruddin, A. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Religius melalui Implementasi Dasa Dharma Pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4 Nopember), 5627–5642. https://doi.org/10.58230/27454312.1090

Al Hamid, A. (2023). Konsep Wara’ Menurut Pandangan Syaikh Az-Zarnuji dalam Kitab Ta’lim al-Muta’allim. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 1(1), 104–118. https://doi.org/10.38073/PELITA.V1I1.1399

Asy’ari, A. H. (2021). Wara’ dalam Ajaran Tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi. Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, 1(3), 209–223. https://doi.org/10.15575/JPIU.12845

Boys, M. D. V., Rahayu, W. I., Rozalina, F., Sumardi, E. P. N., Pirmanto, K., & Supriyadi, T. (2025). Kolaborasi Antara Spiritualitas dan Medis dalam Penanganan Obsessive-Compulsive Disorder (Ocd): Perspektif Ulama dan Perawat Jiwa. At-Tajdid : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 9(2), 504–518. https://doi.org/10.24127/ATT.V9I2.4268

Diani, V. R., Syaharani, A. I., & Alurmei, W. A. (2024). Gejala-Gejala Stress dan Obsessive Compulsive Disorder (OCD): Analisis Studi Kasus OCD Ekstrim Pada Publik Figur Aliando Syarief. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 327–336. https://doi.org/10.5281/zenodo.12636290

Efendy, M., Pratitis, N., Norhidayah, M. R., & Putri, E. N. P. (2024). Coping Religius dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Muslim di Indonesia. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 11(2), 223–241. https://doi.org/10.35891/JIP.V11I2.5506

Falach, G., & Assya’bani, R. (2021). Peran Tasawuf Di Era Masyarakat Modern "Peluang dan Tantangan”. Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 21(2), 191–206. https://doi.org/10.14421/REF.V21I2.3183

Febriani, A. F., Suhendri, S., & Rosidi, R. (2023). Hubungan Religiusitas dan Kematangan Beragama Dengan Kepribadian Siswa MAN 1 Kota Semarang. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(2), 5216–5221. https://doi.org/10.31004/JPDK.V5I2.14330

Fuadah, M., Sulianti, A., Al-Fatih, M., & Nurdin, I. (2024). Karakteristik Religiusitas pada Remaja dan Dewasa Awal. Journal of Psychology Students, 3(1), 37–45. https://doi.org/10.15575/JOPS.V3I1.33534

Gumilar, R. R., Ridwan, W. A., & Affandi, A. (2025). Analisis Paradox Kesehatan Mental dan Tingkat Religiusitas Mahasiswa Semester Akhir Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2023. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 2956–2964. https://doi.org/10.54371/JIIP.V8I3.7395

Hanif, M., & Barokah, N. I. (2025). Peran Faktor Emosional Dan Kognitif Dalam Membentuk Dinamika Kepribadian Religius. Jurnal Studia Insania, 13(1), 1–22. https://doi.org/10.18592/jsi.v13i1.15532

Irawan, D., & Akhmad, F. M. (2025). Religion and Spirituality: A Phenomenological Approach. Journal of Comprehensive Science, 4(3), 1266–1280. https://doi.org/10.59188/JCS.V4I3.3076

Jamaluddin, M., & Mahmudah, S. (2026). Islamic Personality in Contemporary Society: Interpretative Phenomenological Analysis. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 15(2), 377–390. https://doi.org/10.30872/PSIKOSTUDIA.V15I2.26019

Jannah, S. M., & Azizah, N. (2026). Makna Menghafal Al-Qur’an dalam Menjaga Kesehatan Mental Perspektif Psikologi Agama. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(6), 48–56. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1028/964

Karo karo, M. N. A., & Sari, D. P. (2025). Perkembangan Psikososial Siswa Muallaf Di Lingkungan Madrasah. Educate : Journal of Education and Learning, 3(1), 27–34. https://doi.org/10.61994/EDUCATE.V3I1.1083

Maula, I. I., & Rachma, A. (2025). Pencegahan dan Pengobatan Obsessive Compulsive Disorder (OCD) Perspektif Psikologi dan Hukum Islam. Millatuna: Jurnal Studi Islam, 2(01), 193-211–193 – 211. https://doi.org/10.33752/MJSI.V2I01.8480

Moroń, M., Biolik-Moroń, M., & Matuszewski, K. (2022). Scrupulosity in the Network of Obsessive-Compulsive Symptoms, Religious Struggles, and Self-Compassion: A Study in a Non-Clinical Sample. Religions 2022, Vol. 13, Page 879, 13(10), 879. https://doi.org/10.3390/REL13100879

Pargament, K. I., & Lomax, J. W. (2013). Understanding and addressing religion among people with mental illness. World Psychiatry, 12(1), 26–32. https://doi.org/10.1002/WPS.20005;REQUESTEDJOURNAL:JOURNAL:20515545;JOURNAL:JOURNAL:20515545;WGROUP:STRING:PUBLICATION

Putra, J., Rohani, Friyansyah, & BR, A. D. Mirza. (2025). PSIKOLOGI SEBAGAI INSTRUMEN EPISTEMOLOGIS DALAM STUDI ISLAM KONTEMPORER DI INDONESIA. Journal of Islamic Religious Education , 1(3), 100–107. https://doi.org/10.70248/JOIRE.V1I3.2487

Salamah, S. N., & Muámmaroh, N. L. R. (2021). Pengendalian Diri Pada Penderita OCD. Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi, 1(1), 41–56. https://doi.org/10.36636/PSIKODINAMIKA.V1I1.552

Sayyidah, A. F., Mardhotillah, R. N., Sabila, N. A., & Rejeki, S. (2022). Peran Religiusitas Islam dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis. Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam, 13(2), 103–115. https://doi.org/10.15548/ALQALB.V13I2.4274

Suryatiningsih, Mariyati, L. I., & Ansyah, E. H. (2024). Resiliensi, Religiusitas dan Psychological Well-Being Pada Santri. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(2), 903–916. https://doi.org/10.31316/GCOUNS.V8I2.5226

Zaen, A. W., Alfiani, N., Briliana, R. H., & Yuminah, Y. (2025). Konflik Batin dan Resolusi Religius: Studi pada Mahasiswa yang Mengalami Krisis Iman. Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(2), 291–298. https://doi.org/10.61132/HIKMAH.V2I2.1031

Downloads

Published

25-06-2026

How to Cite

Wara’ dan Was-was Religius dalam Perspektif Psikologi Agama: Studi Fenomenologis pada Muslim Dewasa. (2026). Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences, 4(3), 321-335. https://doi.org/10.61994/jipbs.v4i3.1923