Analisis Risiko Kepercayaan Berlebih Auditor terhadap Independensi dan Kualitas Audit Eksternal
DOI:
https://doi.org/10.61994/econis.v4i1.1999Keywords:
Rasa Percaya Diri yang Berlebihan pada Auditor, Kualitas Audit, Kemandirian Auditor, Sikap Skeptis ProfesionalAbstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana risiko kepercayaan diri auditor yang berlebihan memengaruhi independensi dan kualitas audit eksternal, serta untuk mengisi kesenjangan dalam literatur audit tradisional yang lebih berfokus pada aspek teknis daripada faktor psikologis. Studi ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan sintesis komparatif dari 22 artikel jurnal ilmiah yang dipilih secara sistematis dari basis data Google Scholar, SINTA, dan Scopus mengikuti pedoman PRISMA, yang diterbitkan antara tahun 1976 dan 2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepercayaan diri yang berlebihan secara konsisten mengikis skeptisisme profesional (ditemukan dalam 14 dari 22 artikel), sementara masa jabatan audit yang panjang mengurangi independensi melalui ancaman keakraban. Skeptisisme profesional terbukti berfungsi sebagai mekanisme perlindungan untuk kualitas audit, tetapi tekanan anggaran waktu memperburuk bias kognitif auditor. Selain itu, studi ini merekonstruksi Teori Keagenan dari perspektif akuntansi perilaku dengan membuktikan bahwa asumsi rasionalitas auditor penuh tidak sesuai dengan realitas praktik di lapangan. Rasa percaya diri yang berlebihan merupakan risiko psikologis laten yang dapat mengikis independensi dan menurunkan kualitas audit. Oleh karena itu, manajemen kualitas audit di Kantor Akuntan Publik (KAP) perlu mengintegrasikan pendekatan psikologi perilaku—termasuk strategi rotasi auditor, pelatihan berkelanjutan tentang bias kognitif, dan analisis risiko menyeluruh pada tahap penerimaan klien—bersama dengan kompetensi teknis, untuk menjaga kepercayaan publik dan stabilitas pasar modal Indonesia.
References
Agustin, R. D., & Agoes, S. (n.d.). Pengaruh Pengalaman Auditor , Tekanan Waktu Dan Pemoderasi Skeptisme Profesional Latar Belakang ( PT ) yang memiliki aset dan / atau jumlah peredaran usaha dengan jumlah nilai paling sedikit lima auditor laporan keuangan tahun 2021 dan 2022 PT Waskita Kar. 5(2), 366–382.
Arsalan, S., Dewi Herawati, S., & Tresnawati, R. (2024). Kualitas Audit: Pengaruh Independensi Dan Pengalaman Auditor Kap Di Kota Bandung. Jurnal Ekuilnomi, 6(2), 348–357. https://doi.org/10.36985/b2ydeb11
Bakar, R. S., & Syofyan, E. (2023). Pengaruh Audit Tenure, Komite Audit, dan Audit Delay terhadap Auditor Switching. Jurnal Eksplorasi Akuntansi, 5(4), 1321–1333. https://doi.org/10.24036/jea.v5i4.693
Chen, Y., Seidel, T. A., & Zimmerman, A. (2024). Do Audit Partners Exhibit Hometown Bias? https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=4973551
DeAngelo, L. E. (1981). Auditor size and audit quality. Journal of Accounting and Economics, 3(3), 183–199. https://doi.org/10.1016/0165-4101(81)90002-1
Faradilla, W. S., & Setiawan, D. (2025). Perkembangan Penelitian Kualitas Audit Di Indonesia. Ultimaccounting Jurnal Ilmu Akuntansi, 17(1), 127–157. https://doi.org/10.31937/akuntansi.v17i1.4101
Fauziyah, T. R. (2024). Ketika Independensi Menjadi Tolak Ukur Kualitas Audit. RISTANSI: Riset Akuntansi, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.32815/ristansi.v5i1.2269
Friedrich, C., Quick, R., & Schmidt, F. (2024). Auditor-provided non-audit services and perceived audit quality: Evidence from the cost of equity and debt capital. International Journal of Auditing, 28(2), 388–407. https://doi.org/10.1111/ijau.12297
Friska, R., & Agustia, D. (2025). Enhancing Auditor Judgment Quality: A Review of Evidence from Experimental Research. Journal of Risk and Financial Management, 18(3). https://doi.org/10.3390/jrfm18030115
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (2019). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Corporate Governance: Values, Ethics and Leadership, 77–132.
Krisnanto, K. G. (2025). Indonesia Economic Journal. Indonesia Economic Jurnal, 1(2), 635–664.
Kurniawan, E. (2023). The Influence of Auditor Independence on Audit Quality: A Qualitative Research. Golden Ratio of Auditing Research, 3(1), 46–56. https://doi.org/10.52970/grar.v3i1.376
Meilina Safitri, Riyandi Nur Sumawidjaja, Nunung Ayu Sofiati, G. D. I. (2024). Jurnal Akuntansi dan Ekonomika. Jurnal Akuntansi, 14(2), 1–11. https://doi.org/10.37859/jae.v15i1.8428
Mustika, I., Khadijah, K., Sumarman, B., Fauziah, S., & Nurbayanti, N. (2025). Independensi Auditor, Tekanan Anggaran Waktu Dan Kualitas Audit: Peran Moderasi Komitmen Organisasi Pada Kap Di Kepulauan Riau. Owner, 9(4), 3177–3188. https://doi.org/10.33395/owner.v9i4.2822
Nabila, S. T., & Martani, D. (n.d.). Evaluating Auditor Independence in Audit Engagements: A Case Study of Public Accounting Firm X. 53–65. https://doi.org/10.24843/EJA.2026.v36.i01.p04
Nency Lisbeth, & Yanuar Ramadhan. (2022). Pengaruh Hubungan Dekat Auditor dan Klien
terhadap Independensi Auditor. Jurnal Ecoment Global, 7(1), 58–65.
Renaldi, R., & Mawardi, R. (2021). Kompetensi Auditor, Independensi, Skeptisme Profesional dan Kualitas Audit. Akuntabilitas, 14(2), 153–168. https://doi.org/10.15408/akt.v14i2.22028
Zhong, Y. (2024). Audit Quality and Financial Reporting Quality: Evidence from China. Advances in Economics and Management Research, 12(1), 557. https://doi.org/10.56028/aemr.12.1.557.2024
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Auliyah, Siti Aisah, Deslin Ellin Gebriela, Anisa Agustina Putri, Rudy Usman , Jamaluddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








