Gambaran Pengetahuan Suami Tentang Asi Eksklusif Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Di Puskesmas Panarung
Keywords:
Pengetahuan, Suami, ASI Eksklusif, BayiAbstract
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan nutrisi terbaik bagi bayi usia 0–6 bulan karena mengandung zat gizi dan antibodi yang mendukung tumbuh kembang serta daya tahan tubuh bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif di Kota Palangka Raya masih rendah, yaitu 42,73% pada tahun 2023, jauh di bawah target nasional 80%. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya pemberian ASI eksklusif adalah kurangnya pengetahuan dan dukungan dari suami terhadap proses menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan suami tentang ASI eksklusif di Puskesmas Panarung Kota Palangka Raya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya peran dan dukungan suami dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif kepada bayi usia 0–6 bulan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 63 orang suami yang memiliki bayi usia 0–6 bulan di Puskesmas Panarung, dan diambil 39 responden sebagai sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi. Sebagian besar suami memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 26 responden (66,7%), cukup sebanyak 8 responden (20,5%), dan baik sebanyak 5 responden (12,8%). Tingkat pengetahuan suami tentang ASI eksklusif di Puskesmas Panarung tergolong rendah. Diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan kepada suami agar dapat mendukung istri dalam pemberian ASI eksklusif dan meningkatkan cakupan ASI di masyarakat.
References
Astriana, W., & Afriani, B. (2022). Peningkatan Berat Badan pada Bayi Umur 0–6 Bulan Ditinjau dari Pemberian ASI. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), 128–136
Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. (2023). Profil Kesehatan Kota Palangka Raya Tahun 2023. Palangka Raya: Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya
Fitriyani, A. (2020). Hubungan Pengetahuan Suami dengan Peran dalam Pemberian ASI. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), 88–95.
Hoirunnisa, T., Tanjung, R., & Lubis, L. (2024). Hubungan Pengetahuan Suami Tentang ASI Eksklusif dengan Peran Breastfeeding Father di Kota Padangsidimpuan. Jurnal Human Care, 9(1).
Kebidanan, R., Lestari, I., & Nuraini, S. (2020). Manfaat ASI Eksklusif Bagi Ibu dan Bayi. Jurnal Kebidanan Nusantara, 12(2), 123–131.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman Pelayanan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). ASI eksklusif: Bayi hanya diberi ASI tanpa tambahan makanan/minuman lain (kecuali obat sirup).
Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
World Health Organization. (2021). Exclusive breastfeeding for optimal growth, development and health of infants. Geneva: WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding
Wulandari, D. L. P., Probowati, R., & Palupi, D. L. (2025). Hubungan pengetahuan ibu menyusui tentang ASI eksklusif dengan motivasi menyusui bayi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), 139–146. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/download/4750/3539/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cindi Patikasari, Lensi Natalia Tambunan, Dian Purnama Putri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



