Tingkat Pengetahuan Tentang Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya

Authors

  • Siti Nabilla Putri Akademi Kebidanan Betang Asi Raya Author
  • Lensi Natalia Tambunan Akademi Kebidanan Betang Asi Raya Author
  • Harta Akademi Kebidanan Betang Asi Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.61994/jhms.v2i2.2092

Keywords:

Hipertensi, Lansia, Tingkat Pengetahuan

Abstract

Penelitian ini dilakukan terhadap 10 lansia di wilayah kerja Puskesmas Kayon menunjukkan bahwa sebagian besar lansia belum memahami hipertensi dan risiko komplikasinya. Sebanyak 7 dari 10 lansia tidak mengetahui komplikasi jangka panjang hipertensi, 6 dari 10 lansia tidak memahami target tekanan darah yang harus dicapai, dan 7 dari 10 lansia memiliki persepsi yang keliru mengenai terapi farmakologis jangka panjang. Hipertensi pada lansia berkaitan dengan penurunan fungsi tubuh dan gaya hidup yang kurang sehat, sehingga meningkatkan risiko komplikasi serius. Tingkat pengetahuan menjadi faktor penting dalam pengendalian penyakit ini. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi di Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan populasi 45 lansia, dan sampel berjumlah 31 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang hipertensi, yaitu sebanyak 19 responden (61,29%), pengetahuan cukup sebanyak 8 responden (25,81%), dan pengetahuan kurang sebanyak 4 responden (12,90%). Mayoritas responden berusia 60–74 tahun dan berpendidikan SMA. Penelitian ini adalah tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi tergolong baik. Namun, masih terdapat lansia dengan pengetahuan cukup dan kurang sehingga diperlukan peningkatan edukasi kesehatan, terutama terkait pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

 

References

Abigail, R., & Freithernety, L. (2025). Tingkat Pengetahuan Lansia dan Risiko Komplikasi Kardiovaskular. Jurnal Kesehatan Nusantara, 12(1), 45–53.

Ahmad, F., Putra, Y., & Sari, M. (2024). Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Lansia Hipertensi di Palangka Raya. Jurnal Keperawatan Kalimantan, 8(2), 118–127.

Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023. Palangka Raya: Dinas Kesehatan Kalteng.

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. (2025). Laporan Tahunan Hipertensi Kota Palangka Raya Tahun 2024. Palangka Raya: Dinkes Kota Palangka Raya.

Hurlock, E. (2002). Developmental Psychology: A Life-Span Approach. McGraw-Hill.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Pengendalian Hipertensi di Layanan Kesehatan Dasar. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Hipertensi: Penyakit Tidak Menular yang Perlu Diwaspadai. Jakarta: Kemenkes RI.

Maziyya, F., Nurhasanah, N., & Rachmawati, D. (2025). Health Belief Model dan Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(1), 12–20.

Notoatmodjo, S. (2019). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Puspitasari, D., & Wulandari, A. (2021). Pengetahuan dan Kepatuhan Lansia dalam Pengelolaan Hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(2), 67–75.

Sari, R., & Kurniawati, D. (2022). Tingkat Pengetahuan dan Pengendalian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 10(1), 33–40.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

World Health Organization. (2021). Ageing and Health. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2024). Global Report on Hypertension 2024. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2025). Hypertension Factsheet 2025. Geneva: WHO.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

Siti Nabilla Putri, Lensi Natalia Tambunan, & Harta. (2026). Tingkat Pengetahuan Tentang Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Journal of Health and Medical Science, 2(2), 88-94. https://doi.org/10.61994/jhms.v2i2.2092

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.